270 Ribu Kendaraan Melintas saat Puncak Arus Mudik, Kakorlantas: One Way Nasional Masih Berlaku

5 hours ago 1

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:28 WIB

Cikampek, VIVA – Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, melaporkan jumlah kendaraan saat puncak arus mudik tercatat mencapai sekitar 270 ribu unit hingga Kamis, 19 Maret 2026. Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian masih memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) nasional serta contraflow di sejumlah titik, khususnya di Tol Jakarta-Cikampek.

Jumlah kendaraan pada puncak arus mudik tahun ini meningkat 4,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Pada tahun sebelumnya, total kendaraan yang melintas sekitar 258 ribu kendaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agus memastikan kondisi arus lalu lintas hingga saat ini masih terkendali meskipun terjadi lonjakan kendaraan. Ia menyebut, kebijakan one way nasional yang diterapkan sejak arus balik 18 Maret 2026 masih terus diberlakukan.

“Sampai saat ini (Kamis, 19 Maret 2026) masih kami berlakukan one way nasional. Adapun kondisi daripada arus lalu lintas khususnya di jalan tol, tentunya juga kami melihat dampaknya ke arteri ya. Sampai saat ini cukup terkendali,” ujar Agus. 

Kemacetan Tol Jakarta Cikampek Mangular

Ia menyamaikan, kondisi lalu lintas tol di bawah jalan tol layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) terpantau lancars setelah dilakukan satu arah (one way) nasional arus balik pada Rabu, 18 Maret 2026. Untuk mengurai kepadatan, Korlantas Polri juga menerapkan skema contraflow secara bertahap di beberapa ruas. 

Rekayasa dimulai dari kilometer 36 hingga km 47 dengan satu lajur kemudian diperpanjang hingga km 48 menjadi dua lajur. Lalu dilanjutkan hingga km 70 dengan tiga lajur sampai ke tol Trans Jawa. 

“Tentunya nanti arah ke Trans Jawa alhamdulillah lancar karena sudah kita lakukan one way nasional. Itu kondisi yang terupdate hari ini,” lanjut Agus. 

Dalam proses penerapan contraflow tersebut, Agus menyampaikan jalur layang Tol MBZ sempat ditutup sementara selama sekitar satu setengah jam. Penutupan dilakukan untuk memastikan kelancaran pengaturan arus lalu lintas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“(Tol) MBZ tadi kita tutup hampir 1 setengah jam. Karena langkah-langkah daripada contraflow sudah selesai ya tentunya kita buka lagi dan alhamdulillah sekarang lancar. Sudah lancar ya,” ungkap Agus.

Di sisi lain, Korlantas mencatat tren positif pada angka kecelakaan lalu lintas. Hingga saat ini, jumlah kecelakaan menurun 2,8 persen, sementara angka fatalitas korban meninggal dunia turun signifikan hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Halaman Selanjutnya

“Kami sampaikan bahwa peristiwa kecelakaan juga turun 2,8 persen per hari ini. Tetapi fatalitas korban yang meninggal dunia itu turun 40 persen. Jadi masih bagus, moga-moga sampai akhir Operasi Ketupat masih bisa kita pertahankan,” kata dia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |