Jakarta, VIVA – Perjalanan hidup Atalia Praratya memasuki babak baru setelah perceraiannya dengan Ridwan Kamil resmi diputus pada awal 2026. Meski harus mengakhiri rumah tangga yang telah dibangun hampir tiga dekade, Atalia memilih menghadapi fase tersebut dengan cara yang tenang dan penuh refleksi.
Dalam sebuah wawancara, Atalia mengungkapkan bahwa proses bangkit dari keterpurukan tidak terjadi secara instan. Ia mengaku banyak belajar dari nasihat sang ibu, yang menjadi pegangan penting dalam melewati masa sulit tersebut. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Ibu saya sering menitipkan pesan, jadi orang itu harus banyak bersyukur," ungkap Atalia di YouTube Point of View, dikutip Selasa 5 Mei 2026.
Bagi Atalia, sudut pandang menjadi kunci untuk bisa melanjutkan hidup tanpa terjebak dalam kesedihan berkepanjangan. Ia menyadari bahwa setiap peristiwa, seberat apa pun, selalu menyimpan sisi lain yang bisa dijadikan pelajaran.
"Kalau mendapatkan situasi, melihat negatifnya pasti banyak, tapi kalau kamu lihat positifnya pasti ada. Ini buat saya akhirnya gampang move on," lanjutnya.
Perceraian Atalia dan Ridwan Kamil sendiri telah diputus oleh Pengadilan Agama Bandung pada 7 Januari 2026. Gugatan cerai yang diajukan pada 10 Desember 2025 itu diproses secara verstek melalui sistem e-court dan kini telah berkekuatan hukum tetap.
Berakhirnya pernikahan yang telah berjalan selama 29 tahun itu sempat menjadi sorotan publik. Salah satu isu yang mencuat adalah dugaan perselingkuhan yang melibatkan nama lain, yakni Lisa Mariana. Isu tersebut bahkan sempat berkembang dengan klaim adanya anak dari hubungan tersebut, meski belakangan hasil tes menunjukkan bahwa anak itu bukan darah daging Ridwan Kamil.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski berbagai kabar sempat mengiringi perpisahan tersebut, Atalia tampak memilih untuk tidak larut dalam polemik. Ia justru lebih fokus pada proses penyembuhan diri dan menemukan kembali makna hidup setelah fase berat yang ia lalui.
Sikapnya ini memperlihatkan pendekatan yang berbeda dalam menghadapi perpisahan: bukan dengan menyalahkan keadaan, melainkan dengan mengubah cara pandang. Bagi Atalia, menerima kenyataan bukan berarti menyerah, tetapi bagian dari upaya untuk melangkah ke depan dengan lebih kuat.
Halaman Selanjutnya
Kini, dengan prinsip bersyukur dan melihat sisi positif dalam setiap situasi, Atalia menunjukkan bahwa proses move on bukan sekadar melupakan masa lalu, melainkan berdamai dengan apa yang telah terjadi.

1 week ago
9











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)