Jakarta, VIVA - Kecelakaan sepeda motor tidak selalu terjadi karena pengendara melaju dalam kecepatan tinggi atau melakukan pelanggaran berat. Ada sejumlah kebiasaan yang terlihat sepele, tetapi bisa meningkatkan risiko kecelakaan ketika berada di jalan raya.
Disadur VIVA Otomotif dari NTMC Polri, Senin 14 September 2026, salah satunya adalah kebiasaan berkendara terlalu dekat dengan kendaraan besar seperti truk atau bus. Saat kendaraan di depan melakukan pengereman mendadak, pengendara motor memiliki waktu dan ruang yang lebih sedikit untuk berhenti dengan aman.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Korps Lalu Lintas Polri mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman ketika berada di belakang kendaraan lain. Jarak yang cukup memberikan waktu bagi pengendara untuk bereaksi jika kendaraan di depan mengerem atau terjadi situasi darurat.
Kebiasaan kedua adalah berada terlalu dekat dengan kendaraan besar ketika menyalip. Truk dan bus memiliki area titik buta atau blind spot yang membuat pengemudinya tidak selalu dapat melihat keberadaan sepeda motor di sekitarnya.
Pengendara motor perlu memahami bahwa berada di sisi kendaraan besar, terutama pada area tertentu, bisa membuat keberadaannya tidak terlihat oleh sopir. Korlantas Polri mengingatkan, jika pengendara tidak bisa melihat kaca spion kendaraan tersebut, ada kemungkinan pengemudi juga tidak dapat melihat motor yang berada di dekatnya.
Kesalahan berikutnya adalah berpindah jalur secara tiba-tiba tanpa memastikan kondisi di sekitar. Kebiasaan tersebut sering dilakukan ketika pengendara ingin menyalip atau mencari celah di antara kendaraan.
Sebelum berpindah jalur, pengendara sebaiknya mengecek kaca spion dan memastikan jalur yang dituju benar-benar aman. Lampu sein juga perlu digunakan sebagai tanda kepada pengendara lain agar mereka mengetahui rencana untuk berpindah jalur.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ketiga kebiasaan tersebut sebenarnya mudah dihindari, tetapi membutuhkan kedisiplinan setiap kali berkendara. Menjaga jarak, memahami titik buta kendaraan besar, serta menggunakan sein dan mengecek spion dapat memberikan waktu lebih banyak untuk bereaksi terhadap situasi di jalan.
Risiko kecelakaan juga tidak hanya bergantung pada kemampuan pengendara mengendalikan motor. Kesadaran terhadap posisi kendaraan lain di sekitar menjadi bagian penting agar perjalanan tetap aman, terutama ketika berhadapan dengan kendaraan berukuran besar.
Keluarga Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 Bisa Datangi Polda Kalsel Serahkan Data
Polda Kalimantan Selatan membuka layanan post mortem dan ante mortem untuk proses identifikasi korban tewas Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa.
VIVA.co.id
14 September 2026

1 week ago
11





















