3 Merek Mobil Ini Hanya Laku Puluhan Unit di Semester I 2026

1 day ago 1

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:46 WIB

Jakarta, VIVA – Persaingan industri otomotif nasional sepanjang semester pertama 2026 semakin ketat. Di tengah pertumbuhan sejumlah merek asal China dan dominasi pemain lama, masih ada beberapa merek mobil yang kesulitan menarik minat konsumen hingga penjualannya belum mampu menembus 100 unit selama Januari-Juni 2026.

Berdasarkan data retail sales GAIKINDO yang dilihat VIVA Otomotif Selasa 14 Juli 2026, hanya tiga merek yang mencatat penjualan di bawah 100 unit selama enam bulan pertama tahun ini. Angka tersebut menunjukkan masih beratnya persaingan di pasar otomotif Indonesia, terutama bagi merek dengan jaringan diler yang terbatas atau pilihan model yang minim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Posisi terbawah ditempati Audi dengan total penjualan hanya 10 unit. Merek premium asal Jerman itu membukukan penjualan bulanan yang sangat kecil, yakni 1 unit pada Januari, 2 unit pada Februari, 2 unit pada Maret, 1 unit pada April, 3 unit pada Mei, dan kembali 1 unit pada Juni.

Di atasnya ada Volvo Cars yang mencatat penjualan retail sebanyak 32 unit sepanjang semester pertama 2026. Penjualannya juga relatif stabil dalam jumlah kecil, masing-masing 6 unit pada Januari, 2 unit Februari, 6 unit Maret, 5 unit April, 5 unit Mei, dan 8 unit pada Juni.

Sementara itu, Subaru menjadi merek dengan penjualan tertinggi di kelompok ini, meski totalnya masih belum mencapai 100 unit. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Subaru berhasil menjual 86 unit kepada konsumen.

Rinciannya terdiri dari 14 unit pada Januari, 29 unit Februari, 12 unit Maret, 11 unit April, 11 unit Mei, dan 9 unit pada Juni. Meski memiliki beberapa model yang menyasar segmen SUV dan penggemar performa, volumenya masih jauh dari merek-merek premium lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya, beberapa merek yang sempat diperkirakan masuk kelompok ini ternyata masih mampu mencatat penjualan di atas 100 unit. Volkswagen misalnya berhasil membukukan 104 unit sepanjang semester pertama, sedangkan Neta mencapai 151 unit meski penjualannya sempat tidak tercatat pada Maret.

Jika dibandingkan dengan total pasar retail nasional yang mencapai 433.848 unit selama Januari-Juni 2026, kontribusi tiga merek tersebut memang sangat kecil. Kondisi itu memperlihatkan bahwa pasar otomotif Indonesia masih didominasi oleh merek-merek dengan jaringan penjualan luas, pilihan produk yang beragam, serta layanan purnajual yang lebih mudah dijangkau konsumen.

Ilustrasi pameran mobil.

Ekspor Mobil RI Jadi Modal Besar GIIAS 2026

Ekspor mobil Indonesia naik 7,7 persen menjadi 251.704 unit pada semester I 2026. GAIKINDO menyebut capaian itu menjadi modal positif menyambut GIIAS 2026.

img_title

VIVA.co.id

14 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |