5 ABK KM Virgo Transport 8 Selamat Usai Terombang-ambing 9 Jam di Laut, Cuma Pegangan Satu Tabung LPG 3 Kg

1 week ago 3

Selasa, 15 September 2026 - 15:27 WIB

VIVA – Kisah perjuangan lima Anak Buah Kapal (ABK) KM Virgo Transport 8 bertahan hidup di tengah Laut Jawa begitu dramatis. Setelah kapal mengalami kecelakaan pada Minggu (13/9) dini hari, mereka harus menghadapi gelombang besar selama berjam-jam tanpa sekoci maupun rakit karet.

Dalam kondisi tersebut, kelima ABK hanya memiliki satu pegangan untuk menjaga tubuh mereka tetap mengapung. Mereka menggunakan sebuah tabung LPG kosong berukuran tiga kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu ABK bernama Akmal menceritakan bagaimana dirinya bersama empat rekannya berusaha bertahan di tengah laut hingga pertolongan datang. Tabung LPG tersebut menjadi satu-satunya benda yang bisa mereka gunakan sebagai tumpuan.

“Kami lima orang pegang satu tabung LPG. Tabung LPG tiga kilo yang kosong,” kata Akmal saat ditemui setelah dievakuasi dan tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa 15 September 2026.

Akmal dan empat ABK lainnya mulai berada di laut sekitar pukul 01.00 WITA. Mereka baru menemukan pertolongan sekitar pukul 10.00 WITA ketika sebuah kapal tunda datang ke lokasi.

Artinya, hampir sembilan jam mereka harus bertahan di tengah laut dengan kondisi gelombang yang cukup besar.

Akmal mengatakan selama berada di laut, kelima ABK tersebut terus berusaha mempertahankan pegangan pada tabung LPG. Mereka tidak mengetahui kapan bantuan akan datang dan hanya berusaha tetap bertahan bersama.

Menurut Akmal, dirinya tidak melihat keberadaan sekoci ataupun rakit karet yang bisa digunakan untuk menyelamatkan diri. Kondisi itu membuat tabung LPG kosong tersebut menjadi tumpuan penting bagi mereka.

Pertolongan akhirnya datang ketika kapal tunda menemukan para korban sekitar pukul 10.00 WITA. Akmal bersama empat ABK lainnya kemudian diangkat ke kapal untuk mendapatkan pertolongan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya kemudian melihat terdapat korban selamat dan meninggal dunia di atas kapal tunda, tetapi tidak mengetahui secara pasti kondisi para korban sebelum mereka dievakuasi dari laut,” ujarnya.

Akmal diketahui berasal dari Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ia bekerja sebagai petugas kebersihan di KM Virgo Transport 8 dan baru sekitar tiga bulan menjadi bagian dari awak kapal tersebut.

Halaman Selanjutnya

Akmal termasuk dalam 22 korban selamat yang dievakuasi ke Banjarmasin pada Selasa. Mereka dibawa menggunakan Kapal Rigid Bouyancy Boat (RBB) milik Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin dari KRI Nala yang berada di lokasi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |