5 Fakta Unik Tentacles of Wealth Karya Mang Moel di Art Jakarta Gardens, Simbolisme Relasi Manusia dan Alam

1 week ago 3

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:29 WIB

Jakarta, VIVA – “Tentacles of Wealth” merupakan sebuah narasi artistik yang memadukan simbolisme alam dengan refleksi kehidupan modern, khususnya terkait pertumbuhan dan ketahanan. 

Istilah ini merujuk pada gambaran tentakel gurita yang menjulur ke berbagai arah sebagai metafora cara manusia membangun dan mengembangkan “kekayaan”—baik dalam arti finansial maupun pengalaman hidup. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konteks ini, kekayaan tidak dipahami sebagai sesuatu yang instan, melainkan hasil dari proses berkelanjutan yang melibatkan adaptasi, diversifikasi, serta kemampuan untuk bangkit dari kehilangan.

Dalam Art Jakarta Gardens 2026 yang berlangsung pada 5–10 Mei 2026 di Hutan Kota by Plataran, konsep tersebut diwujudkan melalui instalasi karya Mulyana, yang dikenal dengan nama Mang Moel. Seniman asal Bandung yang kini menetap di Yogyakarta ini kembali menegaskan identitas artistiknya melalui medium rajutan yang unik dan penuh makna.

Berikut lima fakta unik yang menjadikan karya ini layak mendapat sorotan:

1. Berakar dari Sosok Ikonik “The Mogus”

“Tentacles of Wealth” merupakan pengembangan narasi dari karya sebelumnya, yaitu Monster Gurita Sigarantang (The Mogus). Sosok gurita dalam karya ini terinspirasi dari keindahan bawah laut Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur. 
Visual gurita yang dihadirkan bukan sekadar bentuk biologis, tetapi juga representasi emosi dan pengalaman manusia yang kompleks.

2. Rajutan sebagai Medium Seni Kontemporer

Mang Moel mengangkat teknik merajut—yang sering diasosiasikan dengan aktivitas domestik—menjadi medium ekspresi artistik bernilai tinggi. Ia membalik persepsi umum dengan menjadikan rajutan sebagai karya instalasi berskala besar yang penuh detail, tekstur, dan kedalaman visual.

3. Pendekatan Modular yang Megah

Karya ini dibangun melalui pendekatan modular, yakni menyusun elemen-elemen kecil menjadi struktur besar. Meskipun tampak megah, setiap bagian tetap menyimpan jejak sentuhan tangan manusia. Hal ini menciptakan keseimbangan antara kompleksitas visual dan keintiman proses kreatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Simbolisme Kuat tentang Relasi Manusia dan Alam

Proses merajut yang membutuhkan ketelatenan dan kesabaran dimaknai sebagai metafora hubungan manusia dengan alam. Setiap simpul dan sambungan mencerminkan proses bertumbuh, beradaptasi, dan bertahan—nilai yang relevan dalam kehidupan modern.

Halaman Selanjutnya

5. Representasi Filosofi Investasi dan Ketahanan

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |