Jakarta, VIVA - Apple telah menjadikan privasi pengguna sebagai prioritas utama untuk seluruh produknya selama bertahun-tahun, baik perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Ini bukan sekadar pesan pemasaran (marketing).
Banyak perangkat dan beberapa aplikasi Apple sudah dienkripsi ujung-ke-ujung (encryption end-to-end). Apple juga menawarkan cara untuk mengurangi pelacakan pengguna online melalui aplikasi dan layanan di iPhone dan iPad serta di peramban Safari.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) ini telah membangun alat yang mengurangi pengumpulan data lokasi selama bertahun-tahun, dan telah mengembangkan metode untuk menawarkan layanan kecerdasan buatan (AI) berbasis cloud pribadi.
Terakhir, Apple memiliki 'alat yang kuat' di tingkat perangkat yang mampu memberi perlindungan terhadap malware dan serangan mata-mata (hacker), sehingga meningkatkan privasi pengguna. Berikut 5 fitur privasi yang hanya dimiliki Apple, seperti dikutip dari situs BGR, Sabtu, 16 Mei 2026:
Semuanya dienkripsi, bahkan cadangan iCloud
Apple menggunakan enkripsi ujung-ke-ujung (encryption end-to-end/E2EE) di berbagai tingkatan di seluruh produknya. iPhone dienkripsi segera setelah pengguna mengatur kode sandi layar kunci, dengan Face ID menawarkan otentikasi yang lebih cepat.
Data Face ID (dan Touch ID sebelumnya) juga dienkripsi di dalam Secure Enclave di dalam chip Apple seri A khusus. Konsumen yang memiliki beberapa perangkat Apple dapat menikmati enkripsi yang sama di iPad, Mac, dan Apple Watch mereka, termasuk Touch ID di MacBook.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Komputer spasial Vision Pro juga dilengkapi dengan pemindai iris yang disebut Optic ID yang menawarkan keamanan serupa dengan Face ID dan Touch ID. E2EE juga melindungi aplikasi-aplikasi penting di iPhone dan perangkat lain, termasuk obrolan iMessage, panggilan suara dan video FaceTime, serta aplikasi Kesehatan, Rumah, Temukan Perangkat Saya, dan Keychain.
Aplikasi iMessage menjadi sorotan khusus di sini, karena aplikasi perpesanan iPhone bawaan selalu menawarkan E2EE. Aplikasi pihak ketiga seperti WhatsApp dan Signal menawarkan enkripsi serupa, tetapi Google membutuhkan waktu lebih lama untuk menghadirkan enkripsi ujung-ke-ujung ke aplikasi perpesanan Android utama.
Halaman Selanjutnya
Google Messages, yang telah beralih ke standar RCS dalam beberapa tahun terakhir, menerima dukungan E2EE beberapa tahun setelah Google mengadopsi standar tersebut.

4 weeks ago
20















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)