Pandeglang, VIVA – Tim SAR gabungan menemukan satu jeriken minyak berwarna biru saat menyisir perairan Selat Sunda dalam pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak.
Temuan itu langsung ditindaklanjuti tim dengan pemantauan menggunakan drone. Jeriken tersebut ditemukan pada hari kelima operasi pencarian, Sabtu, 12 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berdasar keterangan resmi yang diterima dari Basarnas, lokasi penemuan berada di Sektor X, yang memiliki luas area pencarian mencapai 380 NM².
KN SAR Tetuka 247 yang melakukan penyisiran di sektor tersebut menemukan jeriken pada pukul 10.05 WIB. Objek itu ditemukan di koordinat 06°02.7161'S – 105°31.5414'E.
Temuan tersebut kemudian dipantau menggunakan drone dari KN SAR Tetuka untuk memastikan objek yang ditemukan di tengah proses pencarian.
Namun, hingga operasi hari kelima berakhir, tim SAR belum dapat memastikan apakah jeriken tersebut memiliki kaitan dengan speedboat yang membawa delapan orang yang hilang.
Dengan demikian, temuan jeriken masih menjadi petunjuk yang perlu ditindaklanjuti dan belum dapat dikaitkan langsung dengan keberadaan para korban.
Pada hari kelima, area pencarian melalui jalur laut diperluas menjadi enam sektor dengan total luas 2.537 NM².
Keenam sektor tersebut yakni Sektor T seluas 348 NM², Sektor U 406 NM², Sektor Z 473 NM², Sektor W 585 NM², Sektor X 380 NM², dan Sektor Y 345 NM².
Selain pencarian melalui jalur laut, operasi juga diperkuat dari udara menggunakan Helikopter HR-3604 dengan cakupan area sekitar 2.063 NM².
Dua drone thermal Basarnas turut digunakan untuk membantu pemantauan di sejumlah wilayah pencarian.
Meski kekuatan pencarian diperluas, hingga hari kelima belum ditemukan delapan orang yang masih dalam pencarian.
Sebelumnya, tim SAR juga menemukan satu life jacket dalam operasi pencarian di sekitar Gunung Anak Krakatau. Namun, pelampung tersebut juga belum dapat dipastikan berkaitan dengan delapan orang yang hilang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Delapan orang tersebut terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal. Mereka hilang setelah speedboat yang ditumpangi dalam perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik dilaporkan hilang kontak.
Lima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews.id; Firdaus Wajidi, jurnalis Anadolu Agency; dan Donal Husni, pewarta foto lepas.
Halaman Selanjutnya
Sementara tiga orang lainnya merupakan nakhoda, anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu. Hingga hasil operasi SAR hari kelima dilaporkan, kedelapan orang tersebut masih berstatus Dalam Pencarian (DP).

9 hours ago
1












