Jakarta, VIVA – Perkembangan teknologi membuat mobil modern jauh berbeda dibandingkan kendaraan yang diproduksi puluhan tahun lalu. Mesin kini lebih efisien, banyak komponen yang minim perawatan, dan berbagai sensor mampu memberi peringatan ketika terjadi masalah pada kendaraan.
Meski begitu, bukan berarti semua kebiasaan merawat mobil yang diajarkan sejak dulu sudah tidak berlaku lagi. Beberapa cara perawatan sederhana justru masih direkomendasikan karena terbukti membantu menjaga performa kendaraan sekaligus memperpanjang usia pakai berbagai komponen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Disadur VIVA Otomotif dari Slashgear, Senin 6 Juli 2026, salah satu kebiasaan yang masih penting dilakukan adalah rotasi ban secara berkala. Ban depan dan belakang memiliki beban kerja yang berbeda, sehingga rotasi membantu membuat keausan lebih merata dan memperpanjang umur ban, sekaligus menjaga kestabilan mobil saat dikendarai.
Selain rotasi ban, pemilik mobil juga sebaiknya tetap mengikuti jadwal servis berkala yang telah ditentukan pabrikan. Meski mobil sudah dibekali berbagai indikator perawatan di panel instrumen, pemeriksaan rutin tetap diperlukan agar potensi masalah dapat diketahui sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar.
Kebiasaan berikutnya yang masih sering diabaikan adalah memeriksa kondisi wiper. Komponen ini memiliki peran penting dalam menjaga visibilitas saat hujan, sehingga karet wiper yang mulai getas, meninggalkan garis pada kaca, atau menimbulkan suara berdecit sebaiknya segera diganti.
Cara mencuci mobil juga masih berpengaruh terhadap kondisi kendaraan. Mencuci mobil secara manual memungkinkan pemilik membersihkan bagian yang sulit dijangkau, seperti sela-sela grille, kolong roda, hingga area yang sering menjadi tempat menumpuknya lumpur dan pasir yang berpotensi merusak lapisan cat apabila dibiarkan terlalu lama.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski banyak tempat cuci mobil otomatis menawarkan kemudahan, pencucian manual juga memberi kesempatan untuk memeriksa kondisi bodi kendaraan secara lebih teliti. Baret halus, penyok kecil, atau kerusakan pada karet pintu sering kali lebih mudah ditemukan ketika mobil dicuci sendiri.
Kebiasaan lain yang tidak kalah penting adalah memeriksa selang dan sabuk (belt) di ruang mesin. Walaupun usia pakainya kini lebih panjang dibandingkan mobil keluaran lama, komponen tersebut tetap berpotensi mengalami retak, aus, atau kendur akibat usia maupun suhu kerja mesin.
Halaman Selanjutnya
Pemeriksaan visual secara berkala juga dapat membantu mendeteksi kebocoran cairan pendingin, oli, maupun kerusakan komponen lain sebelum menimbulkan gangguan yang lebih serius. Langkah sederhana tersebut umumnya jauh lebih murah dibandingkan harus memperbaiki kerusakan mesin akibat komponen yang sudah aus tetapi tidak segera diganti.

1 week ago
2











