VIVA – Kekalahan 2-3 Mesir dari Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, memicu protes keras dari kubu The Pharaohs.
Pelatih Hossam Hassan, sejumlah pemain, hingga Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) menilai terdapat sejumlah keputusan wasit Francois Letexier yang merugikan mereka sepanjang pertandingan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kontroversi semakin mencuat setelah Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2. Mesir menilai beberapa keputusan wasit memengaruhi jalannya pertandingan hingga akhirnya mereka gagal melaju ke perempat final.
Berikut 5 keputusan yang dipersoalkan kubu Mesir sepanjang laga melawan Argentina:
1. Dua kali melanggar dengan keras, Nicolas Tagliafico tidak mendapat kartu kuning
Mesir menilai bek Argentina tersebut seharusnya mendapat kartu kuning atas pelanggaran yang dilakukannya terhadap Haissem Hassan pada menit ke-7.
Selain itu, aksi Tagliafico menjegal Haissem pada menit ke-48 juga dinilai merugikan pihak Mesir karena pemain Argentina itu lagi-lagi lolos dari hukuman kartu.
2. Cristian Romero dua kali lolos dari kartu kuning usai lakukan tekel horor
Mesir juga memprotes aksi Romero terhadap Emam Ashour pada menit ke-21. Pemain 28 tahun itu menjegal Emam saat berlari di pinggir lapangan.
Bek Tottenham tersebut juga lolos dari hukuman kartu usai menekel Mohamed Salah dengan cukup keras dari arah depan pada menit ke-45.
3. Gol Mostafa Ziko dianulir setelah tinjauan VAR
VAR membatalkan gol kedua Mesir karena Marwan Attia dinilai melakukan pelanggaran terhadap Lisandro Martinez pada awal proses serangan. Keputusan ini menjadi salah satu yang paling dipersoalkan kubu Mesir.
4. Julian Alvarez tidak mendapat kartu kuning usai bikin bek Mesir sesak napas
Kubu Mesir memasukkan insiden yang melibatkan Julian Alvarez dengan Ramy Rabia pada menit ke-48. Alvares tampak mendorong Rabia saat melompat sampai terjatuh, Akibat hal itu, bek Mesir tersebut sempat mendapat perawatan usai mengalami sesak napas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
5. Dugaan pelanggaran terhadap Mohamed Salah sebelum gol kemenangan Argentina tidak ditinjau VAR
Insiden yang paling disorot terjadi sesaat sebelum Enzo Fernandez mencetak gol penentu kemenangan Argentina. Mesir menilai Salah dilanggar dalam proses tersebut, tepatnya di menit ke-92, namun wasit tidak menghentikan permainan maupun meminta peninjauan VAR.
Halaman Selanjutnya
Usai pertandingan, pelatih Hossam Hassan mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit. Ia menyatakan Mesir diperlakukan tidak adil dan menilai hasil pertandingan jauh dari prinsip fair play yang selama ini dikampanyekan FIFA.

6 days ago
2











