600 Personel Dikerahkan Cari Korban KM Virgo Transport 8, 17 Kapal dan 5 Pesawat Turun Tangan

1 week ago 14

Senin, 14 September 2026 - 17:57 WIB

Jakarta, VIVA – Upaya pencarian korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa terus diperkuat. Pemerintah menambah kekuatan personel dan armada untuk mengoptimalkan operasi SAR yang masih berlangsung.

Sebanyak 600 personel dari berbagai instansi terlibat dalam operasi tersebut. Selain unsur laut, pencarian juga mendapat dukungan dari armada udara yang dikerahkan ke lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan tambahan kekuatan diharapkan membuat operasi pencarian dapat berjalan lebih optimal.

”Hari ini kita mendapatkan tambahan kekuatan untuk melakukan operasi SAR dari beberapa pihak, sehingga diharapkan operasi yang dilakukan akan semakin baik dan lebih besar lagi untuk kita berupaya semaksimal mungkin,” kata dia, Senin, 14 September 2026.

Dudy menegaskan, penyelamatan korban yang belum ditemukan masih menjadi prioritas pemerintah. Penambahan personel dan armada dilakukan untuk mendukung upaya tersebut.

Di tengah proses pencarian, Dudy juga menyampaikan bahwa KMP Virgo Transport 8 tidak berlayar dalam kondisi kelebihan kapasitas. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil investigasi.

”Perlu diketahui, KMP Virgo Transport 8 berlayar dalam kondisi tidak overload. Namun demikian, kita tunggu investigasi menyeluruh dari KNKT untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut,” kata dia.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii mengatakan penguatan operasi juga dilakukan dengan menambah armada untuk pencarian di permukaan maupun operasi bawah laut.

Untuk mendukung pencarian dari udara, lima pesawat dikerahkan. Armada tersebut berasal dari Basarnas, Polri, TNI AL, dan BNPB. Sementara untuk pencarian melalui jalur laut, sebanyak 17 kapal dioperasikan dalam operasi SAR.

Syafii mengatakan operasi bawah laut juga menjadi bagian dari upaya pencarian korban. Sejumlah personel dengan kemampuan penyelaman disiapkan untuk mendukung operasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Kita berharap dari kapal ini kita nanti bisa melaksanakan operasi underwater dengan optimal. Jadi, beberapa personel yang akan kita terjunkan mulai dari Basarnas itu sendiri, Basarnas Special Group, kemudian kita mengerahkan dari Kopaska, TNI AL, dan juga teman-teman tim penyelam,” ucap Syafii.

Meski kekuatan operasi ditambah, Syafii menegaskan seluruh proses pencarian tetap memperhatikan aspek keselamatan. Kondisi di lapangan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan langkah operasi.

Halaman Selanjutnya

Keselamatan korban yang masih dicari menjadi prioritas, namun keselamatan ratusan personel yang terlibat dalam operasi SAR juga tetap menjadi perhatian.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |