7 Fakta Kasus Wanita Korban Dugaan Kekerasan oleh Oknum Polisi yang Kini Ditangani Hotman Paris

1 week ago 9

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:32 WIB

Jakarta, VIVA – Kasus dugaan kekerasan yang dialami seorang perempuan bernama Meta tengah menjadi perhatian publik. Perkara ini mencuat setelah pengacara Hotman Paris Hutapea mengumumkan bahwa tim Hotman 911 telah memberikan pendampingan hukum kepada korban.

Sorotan terhadap kasus ini bukan hanya karena dugaan pelakunya merupakan oknum anggota kepolisian yang masih aktif bertugas, tetapi juga karena rangkaian dugaan kekerasan yang disebut dialami korban selama menjalani hubungan dengan pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hotman bahkan mengungkapkan akan kembali membuka penggalangan dana untuk membantu proses pemulihan Meta, setelah sebelumnya berhasil menghimpun donasi sekitar Rp2,5 miliar bagi YTR, korban dugaan penyekapan di Bandung. Berikut sejumlah fakta yang terungkap sejauh ini.

1. Berawal dari Perkenalan hingga Menikah Siri

Berdasarkan kronologi yang diunggah Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya, Meta mengaku berkenalan dengan terduga pelaku pada 2023 melalui seorang teman.

Saat itu, korban mengaku hanya mengetahui bahwa pria tersebut berstatus duda. Ia juga mengaku tidak mengetahui bahwa pria tersebut merupakan anggota kepolisian.

Hubungan keduanya kemudian berlanjut hingga menikah secara siri pada awal 2024. Namun, menurut pengakuan korban, dugaan tindak kekerasan mulai terjadi setelah pernikahan berlangsung.

2. Mengaku Mengalami Kekerasan Selama Menjalani Pernikahan Siri

Meta mengaku mengalami berbagai bentuk dugaan penganiayaan setelah tinggal bersama pelaku.

Dalam keterangannya, korban menyebut kekerasan tersebut dipicu berbagai persoalan rumah tangga. Selain itu, ia juga mengaku mendapat perlakuan yang tidak wajar dalam kehidupan pribadi mereka.

Korban bahkan mengklaim aktivitas pribadinya direkam menggunakan kamera CCTV dan rekaman tersebut diduga dijadikan alat ancaman oleh anak terduga pelaku.

3. Mengaku Dipaksa Meracik Narkotika

Fakta lain yang menyita perhatian adalah pengakuan korban terkait dugaan penyalahgunaan narkotika.

Menurut keterangan yang disampaikan Hotman Paris, Meta baru mengetahui pelaku diduga menggunakan sabu setelah mereka menikah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban mengaku semula diberi tahu bahwa narkotika tersebut hanya digunakan untuk konsumsi pribadi. Namun, pada 2025, ia mengklaim dipaksa membantu meracik hingga memasak bahan baku sabu.

Dalam pengakuannya, salah satu bahan yang digunakan disebut berupa air keras.

Halaman Selanjutnya

4. Mengalami Luka Bakar hingga 47 Persen

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |