9 Negara Kecam Tindakan Zionis Israel yang Tangkap Armada Kapal Misi Kemanusiaan GSF

2 hours ago 1

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:37 WIB

VIVA – Indonesia bersama sembilan negara mengecam keras serangan Israel terhadap Global Sumud Flotilla (GSF), armada kapal misi kemanusiaan sipil yang menyoroti penderitaan rakyat Palestina.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan pernyataan bersama itu disampaikan para menteri luar negeri Turkiye, Bangladesh, Brazil, Kolombia, Indonesia, Yordania, Libya, Maladewa, Pakistan, dan Spanyol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mengecam berlanjutnya tindakan permusuhan yang menargetkan kapal-kapal sipil dan aktivis kemanusiaan. Serangan-serangan tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional," seperti dilansir dari Antara, Selasa, 19 Mei 2026.

Menteri Sayap Kanan Israel Itamar Ben Gvir mengibarkan bendera Israel di di Bukit Bait Suci Al Aqsa

Para menteri juga menyampaikan keprihatinan serius terhadap keselamatan peserta sipil dalam misi tersebut.

Mereka mendesak pembebasan segera seluruh aktivis yang ditahan serta menuntut penghormatan penuh terhadap hak dan martabat mereka.

Dalam pernyataan bersama itu, para menteri menilai serangan berulang terhadap inisiatif kemanusiaan damai mencerminkan pengabaian berkelanjutan terhadap hukum internasional dan kebebasan navigasi.

Mereka juga menyerukan komunitas internasional menjalankan tanggung jawab hukum dan moral untuk melindungi warga sipil serta misi kemanusiaan.

Negara-negara tersebut mendesak langkah konkret guna mengakhiri impunitas dan memastikan akuntabilitas atas berbagai pelanggaran yang terjadi.

Diketahui, Militer Israel (IDF) diketahui telah mencegat 39 kapal bantuan menuju Gaza di Kawasan timur laut Mediterania. Sementara itu, kapal-kapal lain yang tersisa masih terus berlayar menuju wilayah Gaza. 

Kapal-kapal yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla kembali berlayar untuk ketiga kalinya pada Kamis lalu dari wilayah selatan Turki. Upaya sebelumnya untuk mengirim bantuan ke Gaza juga sempat dicegat Israel di perairan internasional.

Melansir laman Reuters, Selasa 19 Mei 2026, Siaran langsung memperlihatkan kapal-kapal militer mendekati armada tersebut pada Senin siang kemarin. Seorang pasukan IDF sempat merusak kamera di kapal yang mengambil gambar secara live.

"Kapal-kapal militer saat ini sedang mencegat armada kami dan pasukan (Israel) mulai menaiki kapal pertama kami di siang bolong. Kami menuntut jalur aman bagi misi kemanusiaan kami yang sah dan tanpa kekerasan,"tulis Global Sumud Flotilla di akun X.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapal AL Israel Cegat Armada Global Sumud Menuju Gaza

Photo :

  • Global Sumud Flotilla/Handout via REUTERS

Kelompok itu menyebut ada 426 orang dari 39 negara yang ikut dalam armada berisi 54 kapal tersebut. Mereka juga menyebut terdapat 44 warga Turki di kapal-kapal yang dicegat sekitar 250 mil laut atau 463 kilometer dari Gaza.

Halaman Selanjutnya

Kementerian Luar Negeri Israel juga meminta seluruh peserta provokasi ini untuk segera mengubah arah dan kembali.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |