Ada Apa dengan Rating Game di Steam?

2 weeks ago 12

Senin, 6 April 2026 - 18:32 WIB

Jakarta, VIVA – Platform distribusi game digital Steam kembali menjadi sorotan. Dalam beberapa waktu terakhir, polemik terkait penilaian usia (rating) game di platform ini. Baru-baru ini, akhirnya pemerintah buka suara.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa label Indonesia Game Rating System (IGRS) yang muncul pada sejumlah gim bukanlah hasil klasifikasi resmi yang dikeluarkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu ini mencuat setelah gelombang kritik dari publik, khususnya komunitas gamer, yang menilai banyak label usia pada gim tidak sesuai.

Beberapa gim dengan konten kekerasan justru diberi rating ramah anak, sementara gim ringan malah diklasifikasikan untuk usia dewasa. Kondisi ini dinilai membingungkan dan berpotensi menyesatkan pengguna.

Komdigi melalui pernyataan resminya menjelaskan bahwa rating yang saat ini tampil di Steam berasal dari mekanisme internal berbasis self-declare atau pernyataan mandiri dari pengembang maupun platform, bukan melalui proses verifikasi resmi pemerintah.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menegaskan bahwa penggunaan label tanpa verifikasi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik, terutama dalam menentukan kelayakan usia pemain.

“Rating yang beredar bukanlah hasil klasifikasi resmi IGRS. Hal ini dapat memicu kesalahpahaman di masyarakat, terutama mengenai kelayakan usia suatu game,” kata Sonny dikutip VIVA dari Antara Senin, 6 April 2026.

Sebagai informasi, IGRS merupakan sistem klasifikasi gim nasional yang dirancang untuk mengelompokkan konten berdasarkan usia, mulai dari kategori 3+ hingga 18+, guna melindungi masyarakat dari konten yang tidak sesuai. Sistem ini juga mewajibkan proses verifikasi sebelum sebuah gim mendapatkan label resmi.

Selain itu, pemerintah menegaskan bahwa seluruh penyelenggara sistem elektronik wajib menyediakan informasi yang akurat, jelas, dan tidak menyesatkan. Kewajiban ini diatur dalam berbagai regulasi, termasuk aturan terkait klasifikasi gim dan perlindungan pengguna digital.

Komdigi juga berkomitmen untuk memperkuat sistem IGRS, termasuk meningkatkan mekanisme verifikasi dan pengawasan agar ke depan tidak terjadi lagi ketidaksesuaian informasi. Masyarakat pun diimbau untuk mengandalkan sumber resmi serta melaporkan jika menemukan kejanggalan dalam informasi rating game

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik ini kembali membuka diskusi lebih luas mengenai pentingnya akurasi informasi di platform digital serta tanggung jawab penyedia layanan dalam melindungi pengguna, khususnya anak-anak, di tengah pesatnya pertumbuhan industri gim di Indonesia.

Game Minecraft

20 Mod Minecraft Terbaik 2026: Ubah Dunia Game Jadi Lebih Seru dan Tanpa Batas!

20 mod terbaik Minecraft 2026 hadirkan fitur baru, grafis memukau, hingga dunia dan petualangan unik. Ubah gameplay jadi lebih seru, menantang, dan tanpa batas!

img_title

VIVA.co.id

6 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |