Jakarta, VIVA – Di tengah penantian besar dunia terhadap peluncuran Grand Theft Auto (GTA) VI, kabar mengejutkan datang dari sang penerbit, Take-Two Interactive.
Perusahaan raksasa di balik Rockstar Games ini dilaporkan telah resmi berpisah dengan pimpinan divisi Kecerdasan Buatan (AI) mereka, sebuah langkah yang memicu spekulasi di kalangan industri game.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut laporan terbaru, dirangkum VIVA Senin, 6 April 2026, Kepala AI Take-Two telah meninggalkan posisinya hanya beberapa bulan sebelum jendela rilis salah satu game paling ambisius dalam sejarah, GTA 6, dibuka.
Meskipun alasan spesifik di balik perpisahan ini belum diungkapkan secara detail ke publik, langkah ini dianggap cukup berisiko mengingat peran vital AI dalam pengembangan game modern.
AI dalam GTA 6 diprediksi akan menjadi standar baru dalam industri, mulai dari perilaku NPC (karakter non-pemain) yang lebih realistis, sistem lalu lintas yang dinamis, hingga interaksi lingkungan yang jauh lebih hidup dibandingkan seri sebelumnya.
Banyak penggemar dan analis mempertanyakan apakah kepergian ini akan memengaruhi kualitas atau jadwal rilis game tersebut. Namun, beberapa sumber industri menyebutkan bahwa:
Struktur Tim yang Solid: Take-Two dan Rockstar Games memiliki tim pengembang yang sangat besar dan berlapis, sehingga kepergian satu individu kunci biasanya tidak langsung menghentikan proyek besar.
Teknologi yang Sudah Matang: Mengingat GTA 6 sudah berada dalam tahap pengembangan akhir, fondasi teknologi AI yang digunakan kemungkinan besar sudah rampung dan sedang dalam tahap pemolesan.
Kepergian ini terjadi di tengah tren restrukturisasi besar-besaran di industri teknologi dan gaming. Take-Two sendiri sebelumnya telah melakukan langkah-langkah penghematan biaya, termasuk pengurangan staf di beberapa departemen.
Ada kemungkinan bahwa restrukturisasi ini merupakan bagian dari strategi efisiensi perusahaan menjelang pengeluaran besar untuk pemasaran GTA 6.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meskipun kehilangan pemimpin AI, Take-Two Interactive tetap optimis terhadap target finansial mereka. GTA 6 tetap dijadwalkan untuk rilis pada musim gugur 2025 (sekitar akhir tahun depan), dan pasar berekspektasi tinggi bahwa game ini akan memecahkan rekor penjualan global.
Hingga saat ini, pihak Take-Two belum memberikan komentar resmi mengenai siapa yang akan menggantikan posisi tersebut atau apakah divisi AI akan mengalami perubahan struktur lebih lanjut.
Roblox Mulai Batasi Akun Anak di Bawah 16 Tahun
Roblox resmi perketat keamanan di Indonesia demi patuhi aturan batas usia 16 tahun dari Komdigi. Simak langkah terbaru Roblox lindungi pengguna anak dari risiko konten.
VIVA.co.id
6 April 2026

2 weeks ago
9



























