Adik Ungkap Penyiksaan Sadis yang Dialami Sang Kakak Selama 3 Tahun, Bibir Korban Dipotong hingga Tangan Disundut Rokok

2 hours ago 1

Senin, 22 Juni 2026 - 10:29 WIB

Jakarta, VIVA – Kondisi perempuan berinisial YTT yang diduga menjadi korban penyekapan dan penyiksaan selama tiga tahun di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan terus menunjukkan perkembangan positif. Setelah mendapatkan perawatan medis intensif, korban kini mulai bisa berkomunikasi dengan keluarganya dan menceritakan berbagai tindakan kekerasan yang dialaminya.

Di tengah proses pemulihan tersebut, keluarga korban mengungkap sejumlah dugaan penyiksaan sadis yang dilakukan oleh pelaku berinisial TH. Adik kandung korban, Syahrul Ulum, mengatakan kakaknya mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik selama bertahun-tahun hingga menyebabkan luka serius di sejumlah bagian tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Syahrul, kondisi sang kakak saat ini berangsur membaik meski masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

"Kakak saya sekarang sudah mulai membaik dan sudah bisa berkomunikasi dengan keluarga," ujar Syahrul, Senin, 22 Juni 2026.

Korban Mulai Menceritakan Kekerasan yang Dialami

Seiring kondisi kesehatannya yang terus membaik, korban mulai mampu mengungkapkan pengalaman yang dialaminya selama berada dalam penguasaan pelaku.

Dari cerita yang disampaikan korban kepada keluarga, pelaku diduga melakukan penyekapan dengan mengurung korban di dalam kamar kos dan mengunci akses keluar dari luar ruangan. Situasi tersebut membuat korban tidak memiliki kesempatan untuk melarikan diri maupun meminta pertolongan.

Menurut Syahrul, kakaknya hidup dalam tekanan dan ketakutan selama bertahun-tahun. Korban disebut tidak mampu melakukan perlawanan karena khawatir akan menerima kekerasan yang lebih berat.

Adik Korban Ungkap Dugaan Penyiksaan Sangat Sadis

Syahrul mengaku sangat terpukul setelah mengetahui berbagai tindakan yang diduga dilakukan pelaku terhadap kakaknya.

Ia menyebut salah satu bentuk penyiksaan paling parah yang dialami korban adalah luka pada bagian wajah. Berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga memotong bagian bibir atas hingga mencapai area hidung.

Akibat tindakan tersebut, korban mengalami luka berat yang meninggalkan bekas serius pada wajahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, korban juga diduga berkali-kali menerima penyiksaan menggunakan bara rokok. Bagian tangan korban disebut kerap disundut hingga menyebabkan luka bakar.

Menurut Syahrul, seluruh tindakan kekerasan tersebut dilakukan saat korban berada dalam kondisi tidak berdaya.

Halaman Selanjutnya

"Korban hanya bisa pasrah saat disiksa," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |