Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah bakal berupaya untuk memperkuat kebijakan terkait inklusi keuangan, guna mendongkrak literasi keuangan bagi masyarakat sekaligus menciptakan kesejahteraan finansial yang nyata bagi mereka.
Dalam sambutannya di acara Aksi Kuatkan Literasi dan Inklusi Keuangan untuk Kesejahteraan (AKSI KLIK), Airlangga mengatakan bahwa untuk mencapai tujuan itu, pemerintah bakal membentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia bahkan memastikan bahwa pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan itu juga sudah akan rampung dalam waktu dekat.
"Sesuai perintah Bapak Presiden, pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan bertujuan untuk melengkapi Dewan Nasional Keuangan Inklusif," kata Airlangga, Jumat, 6 Maret 2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Photo :
- [Mohammad Yudha Prasetya]
"Dan saat ini pemerintah sedang menyiapkan infrastruktur hukum yang sesuai dengan Undang-Undang P2SK-nya," ujarnya.
Airlangga menekankan, alih-alih hanya berkutat pada aspek literasi keuangan semata, transformasi kebijakan inklusi keuangan menurutnya harus berakselerasi lebih jauh menuju pencapaian kesejahteraan finansial atau financial well-being bagi masyarakat. Karena menurutnya, akses terhadap layanan keuangan harus bisa membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi guncangan ekonomi.
Selain itu, layanan keuangan yang sama menurutnya juga harus bisa membantu masyarakat, utamanya dalam merencanakan masa depan serta meningkatkan kepercayaan diri dalam pengelolaan masalah keuangan.
Hal itu belum lagi keharusan bagi masyarakat untuk memahami berbagai macam risiko yang harus mereka hadapi, dalam pemanfaatan produk-produk di sektor keuangan digital yang terus berkembang ke depannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Supaya, nantinya masyarakat diharapkan bisa melindungi dirinya sendiri dari kejahatan-kejahatan di sektor keuangan, misalnya seperti penipuan digital, fraud, serta berbagai macam praktik merugikan yang marak terjadi di ranah tersebut.
"Jadi hal-hal inilah yang perlu dijaga, supaya masyarakat tidak terpengaruh oleh hal-hal yang tidak positif tersebut," ujarnya.
Nasabah Bullion Bank Tembus 5,7 Juta, Airlangga sebut Perang Bikin Emas Jadi 'Safe Haven'
Airlangga mengatakan, meningkatnya ketidakpastian global akibat aspek geopolitik, telah mendongkrak antusiasme masyarakat terhadap komoditas emas secara signifikan.
VIVA.co.id
6 Maret 2026

7 hours ago
1













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5334428/original/084075100_1756715756-asian-researcher-in-laboratory-from-back.jpg)
