Jangan Sembarangan Pakai Earphone

11 hours ago 4

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:56 WIB

Jakarta, VIVA - Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala Leher Harim Priyono mengingatkan penggunaan earphone atau headphone secara berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran.

Paparan suara keras dalam waktu lama bisa menimbulkan gangguan pendengaran akibat bising atau noise induced hearing loss yang bersifat permanen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau kita menggunakan earphone atau headphone akan ada paparan bising. Gangguan yang ditimbulkan bukan tipe konduktif, tetapi sensori neural dan sifatnya permanen,” kata dia di Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.

Dokter yang merupakan anggota dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan pengalaman lebih dari 19 tahun itu menjelaskan gangguan sensori neural terjadi pada sel rambut di koklea atau rumah siput di telinga dalam.

Kerusakan pada bagian tersebut tidak dapat diperbaiki sehingga penurunan pendengaran bersifat menetap. Karena itu Harim menyarankan masyarakat mengikuti aturan penggunaan perangkat audio yang dikenal dengan prinsip 60–60.

Aturan tersebut berarti volume maksimal yang dianjurkan adalah 60 persen dari kapasitas perangkat. Penggunaan juga sebaiknya tidak lebih dari 60 menit secara terus menerus.

“Setelah 60 menit sebaiknya diberi waktu istirahat sekitar 15 menit atau lebih sebelum digunakan kembali,” ujarnya. Selain mengatur volume dan durasi penggunaan, Harim juga menilai teknologi bone conduction earphone dapat menjadi alternatif yang lebih aman.

Perangkat tersebut bekerja dengan menghantarkan suara melalui getaran tulang sehingga tidak langsung masuk melalui liang telinga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan mekanisme tersebut, suara tidak mengalami proses penguatan alami yang biasanya terjadi di liang telinga, gendang telinga, dan tulang pendengaran.

Dengan begitu, risiko kerusakan akibat paparan suara keras dapat berkurang dibandingkan penggunaan earphone biasa. Meski demikian, Harim menegaskan penggunaan perangkat audio tetap perlu dibatasi agar kesehatan pendengaran tetap terjaga (Ant)

Ilustrasi earphone

Benarkah Earphone Nirkabel Bisa Picu Kanker Otak? Ini Penjelasan Dokter Saraf

Earphone nirkabel kini sudah jadi kebutuhan sehari-hari bagi banyak orang. Namun banyak yang menyebut earphone jenis ini lebih berbahaya. Benarkah? Selengkapnya di sini.

img_title

VIVA.co.id

30 Desember 2025

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |