Jakarta, VIVA – Malam di Ternate jadi milik Allano Lima. Gelandang Persija Jakarta itu tampil menentukan dan dinobatkan sebagai Man of the Match setelah membawa Macan Kemayoran menundukkan Malut United 3-2 di Stadion Kie Raha, Selasa 24 Februari 2026.
Sejak awal laga, Allano langsung memberi pengaruh besar pada permainan Persija. Sentuhan pertamanya bersih, kontrol bola rapi, dan distribusinya membuat alur serangan tim tamu mengalir tajam. Pergerakannya tanpa bola juga kerap membuka ruang, membuat variasi serangan Persija hidup sepanjang pertandingan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Performa impresif itu mencapai puncak lewat dua assist krusial. Umpan lambung terukur yang ia kirimkan ke kotak penalti diselesaikan Jordi Amat menjadi gol penting Persija. Tak lama berselang, Allano kembali menunjukkan visinya dengan operan matang dari sektor tengah kepada Fabiano Beltrame, yang langsung melepaskan sepakan jarak jauh spektakuler untuk mengunci kemenangan.
Allano mensyukuri kemenangan tandang tersebut setelah laga yang ia akui berjalan sangat sulit. Ia menilai Malut United sebagai tim berkualitas dan Persija memang sudah memprediksi tekanan yang akan dihadapi di Ternate. Namun, menurutnya, kerja keras dan kegigihan tim menjadi kunci hasil positif.
“Bersyukur kepada Tuhan. Kami sudah berjuang keras malam ini,” kata Allano dalam keterangan yang dikutip laman resmi klub, Rabu 2 Februari 2026.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada rekan setim, staf, dan seluruh elemen tim yang disebutnya berperan dalam kemenangan tersebut. Allano menegaskan Persija harus segera memulihkan kondisi karena perjuangan di kompetisi belum selesai.
Gelar Man of the Match yang ia raih disambut dengan penuh syukur. Gelandang asal Brasil itu mengaku senang atas penghargaan individu tersebut setelah pertandingan berat di kandang lawan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia mengaku senang atas penghargaan pemain terbaik yang kembali diraihnya, meski menyadari tidak semua hal di lapangan selalu berjalan sesuai harapan. Allano tetap mensyukuri pencapaian tersebut sebagai hasil kerja keras tim.
Penghargaan individu itu tidak mungkin diraih tanpa kontribusi rekan-rekan setim serta dukungan keluarga yang selalu menyertainya. Menurutnya, rasa syukur kepada Tuhan dan cinta untuk keluarga menjadi bagian penting dari perjalanan yang ia jalani bersama Persija.
Halaman Selanjutnya
Di balik penampilan gemilang itu, Allano juga menyoroti kartu kuning yang ia terima pada menit ke-57 dari wasit Sance Lawita. Ia merasa keputusan tersebut janggal karena menilai tidak melakukan pelanggaran.

7 hours ago
2










:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5488987/original/040536100_1769773426-Nobel.jpeg)