Alumni LPDP Bangga Anak Tak Berstatus WNI, Melaney Ricardo Kasih Paham Pakai Cara Elegan

2 weeks ago 6

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:26 WIB

Jakarta, VIVA – Perbincangan soal kewarganegaraan anak kembali ramai di media sosial. Nama Dwi Sasetyaningtyas menjadi sorotan setelah ia mengumumkan bahwa anak-anaknya kini berstatus warga negara Inggris.

Lewat unggahan pribadinya, influencer yang akrab disapa Tyas itu memperlihatkan momen menerima dokumen resmi dari otoritas Inggris yang menyatakan anak-anaknya sah menjadi warga negara Inggris berdasarkan ketentuan kelahiran. Keputusan tersebut, menurut Tyas, diambil demi masa depan buah hatinya. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dunia terlihat tidak adil tapi cukup aku saja yang WNI," kata Tyas, dikutip Jumat 20 Februari 2026. 

Pernyataan itu memicu reaksi beragam. Tak sedikit warganet yang menilai kalimat tersebut terkesan merendahkan status kewarganegaraan Indonesia. Status Tyas sebagai alumni program beasiswa LPDP—yang didanai negara—ikut membuat diskusi semakin melebar. Isu ini pun berkembang bukan hanya soal pilihan kewarganegaraan, tetapi juga tentang identitas dan nasionalisme.

Di tengah polemik tersebut, Melaney Ricardo ikut membagikan pandangannya. Sebagai figur publik yang juga memiliki anak dengan dua kewarganegaraan, Melaney menawarkan sudut pandang berbeda.

Diketahui, Melaney menikah dengan Tyson Lynch pada 2010. Dari pernikahan itu, keduanya dikaruniai dua anak yang sejak lahir memegang status kewarganegaraan ganda. Namun, sesuai aturan, anak dengan dua kewarganegaraan harus menentukan pilihan saat menginjak usia dewasa.

"Lagi pada heboh WNA, WNI... anak gue dua-duanya terlahir dengan double nationality, di usia 18 nanti harus pilih mau WNI atau WNA," tulis Melaney Ricardo di Threads. 

"Belum kepikir sih mau yang mana, tapi kalau lihat dari tiap hari minta makan nasi goreng pakai telor ceplok dan kecap, kayaknya sih aroma-aromanya gue dah paham," selorohnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih dari sekadar candaan, Melaney menekankan pentingnya menanamkan kebanggaan terhadap akar budaya. Meski anak-anaknya bersekolah di lingkungan internasional dan terbiasa menggunakan bahasa Inggris, ia selalu mengingatkan identitas keluarga mereka.

"Satu nasehat yang selalu gue berikan ke anak-anak gue yang saat ini bersekolah internasional, berbahasa Inggris dalam kesehariannya, walau yes tetap bisa Bahasa Indonesia, 'JANGAN PERNAH KAU LUPA ADA DARAH BATAK DI DALAM TUBUHMU!' dan harus bangga jadi orang Batak," ungkap Melaney Ricardo.

Halaman Selanjutnya

Unggahan Melaney dinilai banyak pihak sebagai cara elegan merespons perdebatan yang tengah panas. Tanpa menyinggung langsung keputusan Tyas, ia menggarisbawahi bahwa identitas tidak semata ditentukan oleh paspor, melainkan juga oleh nilai, budaya, dan kebanggaan terhadap asal-usul.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |