New York, VIVA – Mobil yang beredar di jalan raya selama lebih dari satu abad selalu memiliki tiga komponen utama, yakni setir, pedal gas, dan pedal rem. Namun, konsep tersebut perlahan mulai berubah seiring berkembangnya teknologi kendaraan otonom atau autonomous vehicle (AV).
Pemerintah Amerika Serikat kini tengah mengusulkan aturan baru yang berpotensi membuka jalan bagi mobil tanpa pedal rem. Jika disahkan, regulasi tersebut akan menghapus kewajiban penggunaan kontrol rem manual pada kendaraan yang sejak awal dirancang untuk beroperasi sepenuhnya menggunakan sistem mengemudi otomatis.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Usulan tersebut disampaikan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) sebagai bagian dari pembaruan standar keselamatan kendaraan. Langkah ini dilakukan karena regulasi yang berlaku saat ini masih dibuat dengan asumsi bahwa setiap mobil selalu dikendalikan oleh manusia.
Meski begitu, bukan berarti mobil tanpa pedal rem akan mendapat perlakuan khusus dalam hal keselamatan. Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Kamis 2 Juli 2026, kendaraan otonom tetap diwajibkan memenuhi standar kemampuan pengereman yang sama dengan mobil konvensional.
Perbedaannya terletak pada metode pengujian. Kendaraan yang tidak memiliki pedal rem maupun setir akan diuji menggunakan prosedur yang disesuaikan dengan teknologi sistem mengemudi otomatis yang digunakan.
Aturan baru ini juga tidak berlaku untuk semua mobil. Kendaraan yang masih menggunakan setir dan pedal tetap harus mengikuti standar keselamatan yang berlaku saat ini.
Kehadiran regulasi tersebut dinilai menjadi salah satu langkah penting bagi produsen kendaraan otonom. Selama ini, banyak konsep mobil tanpa setir dan pedal belum bisa diproduksi massal karena terbentur persyaratan keselamatan yang mengharuskan adanya kontrol manual.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu perusahaan yang diperkirakan akan diuntungkan adalah Tesla. Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat itu telah memperkenalkan konsep Cybercab yang sejak awal dirancang tanpa setir maupun pedal, meski hingga kini implementasinya masih bergantung pada perkembangan regulasi.
Selain Tesla, perusahaan robotaksi Zoox juga berpotensi memperoleh manfaat dari perubahan aturan tersebut. Zoox selama ini telah mengembangkan kendaraan otonom khusus yang tidak menggunakan tata letak kabin seperti mobil pada umumnya.
Halaman Selanjutnya
NHTSA menegaskan bahwa perubahan aturan ini bukan berarti pengawasan terhadap kendaraan otonom akan dikurangi. Lembaga tersebut tetap akan melakukan evaluasi terhadap performa sistem mengemudi otomatis, termasuk menyelidiki potensi cacat produk, perilaku kendaraan yang tidak aman, hingga penarikan kembali (recall) jika ditemukan masalah.

1 week ago
6











