VIVA – Pihak Amerika Serikat masih bersikeras soal langsung mengusir Timnas Iran pada setiap kali mereka bermain di Piala Dunia 2026. Menurut pihak Gedung Putih, itu adalah hal yang bagus untuk semua pihak.
Team Melli sedang mempersiapkan diri untuk laga kedua melawan Belgia. Duel akan dilaksanakan pada Senin (22/6/2026) dini hari nanti WIB.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada laga sebelumnya, Iran sukses menahan Selandia Baru setelah tertinggal dua kali. Namun, kontroversi mencuat seusai laga yang digelar di Los Angeles tersebut.
Pelatih Amir Ghalenoei mengeluhkan bahwa timnya sudah langsung diminta terbang ke markas mereka di Tijuana, Meksiko. Mereka tidak memiliki kesempatan untuk memulihkan diri karena hal ini.
Batasan untuk Timnas Iran memang sudah menjadi kecemasan sejak Piala Dunia 2026 belum berlangsung. Hal ini merupakan dampak dari perang yang terjadi di antara Iran dan Amerika Serikat sejak Februari lalu.
Ghalenoei menilai bahwa Iran adalah tim paling tertindas di Piala Dunia. Hal ini juga akan menyulitkan laga berikutnya melawan Belgia, yang kembali digelar di Los Angeles.
Pelatih Timnas Iran Amir Ghalenoei
Photo :
- IMAGN IMAGES via Reuters/Kirby Lee
"Sejujurnya, kami tidak tahu mengapa mereka memulangkan kami. Saya rasa ini sangat aneh. Sepertinya pihak lain yang merencanakan semuanya untuk kami,” kata Ghalenoei seusai laga kontra Selandia Baru, dilansir CBC.
“Pengambilan keputusan untuk kami dilakukan di tempat lain. Kami seharusnya datang dua malam sebelum pertandingan, dan kami seharusnya menginap malam ini untuk memulihkan diri dan kembali besok siang,” tambahnya.
“Kami tidak tahu mengapa. Saya rasa tim kami mungkin adalah tim yang paling tertindas di Piala Dunia," lanjut Ghalenoei.
Namun, direktur eksekutif dari Satuan Tugas Gedung Putih, Andrew Giuliani, bersikeras bahwa ini adalah keputusan yang tepat. Dia menekankan bahwa situasinya dinamis, jadi masih dibicarakan untuk saat ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Situasinya dinamis. Kami punya sebuah rencana sekarang. Besok siang [setelah laga kontra Belgia], mereka akan terbang kembali selama 27 menit ke Tijuana,” katanya, dilansir dari Reuters.
"Kita akan lihat bagaimana hasilnya untuk pertandingan kedua, dan kemudian akan ada diskusi keesokan harinya mengenai seperti apa susunan pertandingan ketiga di Seattle," tambahnya.
Halaman Selanjutnya
Giuliani menekankan bahwa langkah ini untuk menyenangkan semua pihak. Itu juga dimaksudkan untuk keamanan Iran, menurutnya.

3 weeks ago
15











