Anggota DPR Dorong Penguatan Pendidikan Warga Binaan Anak di Dalam LPKA

3 hours ago 1

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:30 WIB

Kubu Raya, VIVA – Anggota Komisi XIII DPR RI, Franciscus Sibarani menegaskan negara tidak boleh berhenti mendidik anak hanya karena mereka sedang menjalani pembinaan.

Pesan tegas itu disampaikan Fransiscus usai mengunjungi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kunjungan kerja tersebut, Sibarani meninjau langsung pelaksanaan program pendidikan bagi warga binaan anak sekaligus berdialog dengan pengelola dan para peserta didik.

"Pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara. Anak-anak yang sedang menjalani pembinaan juga harus mendapatkan akses pendidikan yang layak agar mereka tetap memiliki kesempatan untuk berkembang dan menata masa depannya," ujar Sibarani dikutip Jumat, 19 Juni 2026.

Sibarani menyoroti skema pendidikan yang mengharuskan warga binaan anak mengikuti kegiatan belajar di luar lembaga sebuah pendekatan yang ia nilai penuh hambatan dan risiko.

"Jika anak-anak warga binaan harus menjalankan sistem pendidikan di luar, proses adaptasi tidak mudah bagi kedua belah pihak. Anak-anak harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, sementara lembaga pendidikan juga harus beradaptasi dengan kondisi khusus mereka," jelasnya.

Selain kendala adaptasi sosial, mobilitas warga binaan dari dan menuju lokasi pendidikan di luar LPKA juga membawa risiko tersendiri yang kerap diabaikan.

Atas dasar itu, Sibarani merekomendasikan agar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) memperkuat skema pendidikan yang diselenggarakan langsung di dalam lingkungan LPKA melalui kerja sama yang lebih erat dengan pemerintah daerah dan satuan pendidikan.

"Saya melihat perlunya dukungan yang lebih kuat agar pendidikan dapat difasilitasi langsung di dalam LPKA. Selain mengurangi berbagai kendala, langkah ini juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai pendekatan ini juga membawa dampak psikologis yang positif. Ketika sebagian anak binaan aktif belajar, hal itu dapat menjadi motivasi menular bagi warga binaan lainnya untuk ikut mempersiapkan masa depan.

Sibarani mengapresiasi keberadaan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di bawah naungan Dinas Pendidikan yang selama ini telah bermitra dalam penyelenggaraan pendidikan di LPKA, namun menegaskan bahwa dukungan yang ada masih perlu diperkuat secara signifikan.

Halaman Selanjutnya

Sibarani menegaskan, tujuan utama pembinaan anak bukan sekadar menjalani masa hukuman, melainkan memastikan mereka kembali ke masyarakat dengan bekal pendidikan, keterampilan, dan karakter yang lebih baik.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |