Angkat Besi Indonesia Punya Resep Sukses, Juara Dunia dan Prestasi Tak Bisa Instan

2 hours ago 1

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:09 WIB

VIVA – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI), Rosan Perkasa Roeslani, menyambut positif arah kebijakan pemerintah terkait penguatan pembinaan olahraga nasional melalui program pemusatan latihan nasional (Pelatnas) jangka panjang dengan skema pendanaan multiyears.

Menurut Rosan, langkah yang diinisiasi Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dan mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto tersebut merupakan kebutuhan yang selama ini dinantikan federasi olahraga. Pasalnya, prestasi di level internasional tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang berkelanjutan dan terencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rosan menilai, dengan kebijakan yang tepat serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, Indonesia memiliki peluang besar untuk melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di masa depan.

"PB PABSI siap mendukung agenda besar pemerintah dalam membangun sistem pembinaan olahraga nasional yang berkelanjutan, kompetitif, dan mampu mencetak generasi atlet masa depan yang membanggakan bangsa," kata Rosan.

Bagi cabang olahraga angkat besi, konsep pembinaan jangka panjang sebenarnya telah diterapkan sejak 2015. PB PABSI menjalankan sistem pelatnas terpusat secara berkesinambungan tanpa pemulangan atlet, mulai dari kelompok usia youth, junior hingga senior.

Menurut Rosan, pembinaan atlet tidak cukup hanya berfokus pada latihan. PABSI juga memberikan perhatian terhadap aspek gizi, pembinaan mental, hingga dukungan sport science agar perkembangan atlet berjalan secara maksimal.

"Kami percaya prestasi olahraga tidak dibangun dalam hitungan bulan, tetapi melalui proses bertahun-tahun yang membutuhkan kepastian program dan dukungan berkelanjutan. Sejak usia 14 hingga 15 tahun, atlet sudah dibina secara terpusat dengan pendekatan yang menyeluruh," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan tersebut, kata Rosan, telah menghasilkan berbagai pencapaian membanggakan. Angkat besi Indonesia sukses meraih medali emas Olimpiade 2024, gelar juara dunia, memecahkan rekor dunia, hingga mencatat prestasi di Asian Games yang sebelumnya belum pernah diraih.

Selain mendukung pelatnas jangka panjang, PB PABSI juga menyambut baik gagasan pembentukan Akademi Olahraga Nasional. Rosan menilai pembinaan sejak usia dini menjadi kunci untuk melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di level SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade.

Halaman Selanjutnya

"Negara-negara kuat di bidang olahraga memulai pembinaan sejak usia dini. Indonesia memiliki banyak talenta luar biasa. Tantangannya adalah memastikan mereka mendapatkan pembinaan yang tepat, terukur, dan berkelanjutan sejak awal," katanya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |