Anindya Bakrie Kasih 3 Strategi Perkuat Perdagangan dan Jasa Anggota BRICS

15 hours ago 6

Sabtu, 12 September 2026 - 18:00 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengajukan tiga langkah untuk memperkuat perdagangan dan jasa antarnegara anggota BRICS.

Tiga langkah tersebut mencakup kemudahan mobilitas perusahaan dan tenaga profesional, penguatan konektivitas sistem pembayaran antarnegara, serta peningkatan investasi pada sumber daya manusia dan infrastruktur perdagangan jasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anindya menyampaikan usulan tersebut dalam BRICS Business Forum 2026 yang berlangsung di New Delhi, India, Jumat, 11 September 2026.

Pada langkah pertama, Anindya mendorong BRICS mempermudah mobilitas perusahaan dan tenaga profesional lintas negara.

Menurut dia, BRICS Business Council perlu mengidentifikasi hambatan konkret yang dihadapi dunia usaha, kemudian menyampaikan usulan penyelesaian secara spesifik kepada pemerintah masing-masing negara.

Pengakuan bersama terhadap kualifikasi profesi tertentu dan kemudahan perjalanan bisnis, menurut Anindya, dapat mempercepat transaksi dan investasi.

Ia pun mengusulkan pengembangan kartu perjalanan bisnis BRICS (BRICS Business Travel Card) untuk mendukung mobilitas pelaku usaha.

Langkah kedua adalah menghubungkan dan memperkuat sistem pembayaran antarnegara, terutama pembayaran digital.

Anindya menilai India, Brasil, dan China telah menunjukkan besarnya potensi pembayaran waktu nyata. Tantangannya adalah membuat sistem pembayaran tersebut dapat terhubung dan digunakan secara efisien untuk transaksi lintas batas.

BRICS, menurut dia, juga perlu memperluas penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan yang sesuai dengan tetap menjaga keamanan data dan stabilitas sistem keuangan.

"Kedaulatan finansial tidak harus berarti isolasi finansial," kata Anindya yang juga Ketua BRICS Business Council Indonesia, dalam keterangannya, Sabtu, 12 September 2026.

Usulan tersebut sejalan dengan pembahasan BRICS Business Forum mengenai konektivitas sistem pembayaran, peningkatan transaksi menggunakan mata uang lokal, serta pembangunan mekanisme pembayaran lintas batas yang cepat, murah, dan aman.

Langkah ketiga, Anindya mendorong negara-negara BRICS meningkatkan investasi pada sumber daya manusia dan infrastruktur yang menopang perdagangan jasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dunia usaha, menurut dia, perlu meningkatkan pelatihan pekerja, membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi, serta membantu perusahaan, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI).

Anindya mengusulkan agar setiap cabang BRICS Business Council memiliki target terukur mengenai jumlah tenaga kerja yang dilatih setiap tahun.

Halaman Selanjutnya

Ia juga menilai New Development Bank dapat mengambil peran dalam pembiayaan jaringan digital, pelatihan, dan pembangunan infrastruktur pendukung.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |