Apa Kabar Pieter Rumaropen? Kapten Persiwa Wamena Era ISL yang Kini Tekuni Olahraga BMX

3 weeks ago 6

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:06 WIB

VIVA – Pieter Rumaropen bisa dibilang menjadi salah satu sosok yang paling disorot dalam kiprah hebat Persiwa Wamena di Indonesian Super League atau ISL era 2000-an.

Ketika itu, Pieter Rumaropen berhasil mengantarkan Persiwa Wamena menjadi runner-up Liga Indonesia 2008 serta Inter Island Cup 2010.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di luar prestasi, sosok Pieter Rumaropen juga cukup kontroversial. Pada ISL 2013 silam, ia memukul bagian wajah dari wasit Muhaimin hingga mengeluarkan darah.

Tindakan tak terpuji dari kapten Persiwa Wamena membuat PSSI bertindak tegas. Ia kemudian mendapat sanksi larangan bermain sepak bola seumur hidup.

Bersamaan dengan hukuman itu, kiprah Pieter Rumaropen juga tidak lagi terdengar. Kabarnya, eks Persiwa Wamena tersebut lagi menggeluti olahraga BMX.

Lalu, bagaimana kabar kapten Persiwa Wamena era ISL Pieter Rumaropen?

Rekam Jejak Pieter Rumaropen 

Kapten Persiwa Wamena Pieter Rumaropen

Photo :

  • Antara News Sulteng

Lahir di Biak Numfor, Papua pada 13 November 1983, karier sepak bola Pieter Rumaropen dimulai di tahun 1998 ketika bergabung dengan PPLP Papua.

Tiga musim bermain untuk PPLP Papua, pemain bernama lengkap Edison Pieter Rumaropen tersebut kemudian pindah ke PSBS Biak pada 2001.

Meski demikian, karier Pieter Rumaropen bersama PSBS Biak tak bertahan lama. Semusim kemudian, dia menyeberang ke sesama klub asal Papua, Persiwa Wamena.

Di sinilah nama Pieter Rumaropen mulai dikenal penggemar sepak bola. Gelandang berpostur 163 cm itu jadi ikon Persiwa Wamena dalam satu dekade ke depan.

Selama berseragam hijau-hitam ciri khas Persiwa Wamena, pemain yang akrab dengan nomor punggung 10 ini berhasil mengumpulkan 54 gol dari 153 pertandingan.

Lebih lanjut, Pieter Rumaropen juga berkontribusi dalam mengantarkan Persiwa Wamena menjadi runner-up Liga Indonesia (2008) dan Inter Island Cup (2010).

Selain itu, Pieter Rumaropen ternyata pernah masuk ke dalam skuad Timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan untuk pelatnas SEA Games pada 2005 silam.

Kontroversi Pieter Rumaropen 

Wasit (kuning) tampak mengucurkan darah dari wajahnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, kiprah hebat Pieter Rumaropen bersama Persiwa kemudian tercoreng karena dirinya kedapatan memukul bagian wajah wasit pada gelaran ISL musim 2013.

Saat itu, Pieter Rumaropen melayangkan pukulan ke wajah wasit Muhaimin yang memimpin laga Persiwa Wamena melawan Pelita Bandung Raya (PBR) pada 21 April 2013.

Halaman Selanjutnya

Pieter Rumaropen beralasan kalau dirinya tidak puas dengan keputusan wasit Muhaimin yang memberikan hadiah penalti kepada Pelita Bandung Raya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |