Senin, 6 April 2026 - 17:47 WIB
Melbourne, VIVA – Pemerintah Australia memastikan pasokan bahan bakar nasional aman hingga Mei di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan volatilitas pasar minyak global.
Menteri Perubahan Iklim dan Energi Australia Chris Bowen, Senin, mengatakan bahwa pasokan bahan bakar saat ini dipastikan mencukupi sepanjang April hingga memasuki Mei.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Sekarang kondisinya kita aman sepanjang April hingga Mei. Semua pesanan telah dikunci dan dikontrak. Setelah dikontrak, bahan bakar tersebut menjadi milik perusahaan Australia yang membelinya, sehingga secara hukum telah terjamin. Ini hal yang menggembirakan,” kata Bowen kepada media penyiaran ABC.
Sebelumnya, otoritas Australia menyebutkan cadangan bahan bakar mereka hanya cukup hingga akhir April, dan kini tengah diupayakan untuk memastikan pasokan pada bulan berikutnya.
Sementara itu, jumlah stasiun pengisian bahan bakar di seluruh negeri yang kehabisan solar dilaporkan menurun dan saat ini tercatat sebanyak 274 lokasi.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk Kota Teheran, yang menimbulkan kerusakan dan korban sipil.
Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Eskalasi konflik di kawasan itu telah menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk ke pasar global.
Situasi tersebut juga memengaruhi ekspor dan produksi minyak di negara-negara Teluk serta mendorong kenaikan harga energi global. (Ant)
Bahlil Pastikan Harga Avtur Pertamina Lebih Kompetitif Dibanding Negara Lain
Harga avtur di Thailand berada di angka Rp29.518 per liter dan di Filipina senilai Rp25.326 per liter. Produk avtur Indonesia juga melayani pesawat dari luar negeri.
VIVA.co.id
6 April 2026

2 weeks ago
13



























