Awal Mula Pesulap Merah Bongkar Ritual Gunung Kawi

3 weeks ago 10

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:06 WIB

Jakarta, VIVA – Fenomena Gunung Kawi kembali menjadi sorotan publik setelah viralnya konten yang dibuat oleh Pesulap Merah alias Marcel Radhival. Video tersebut memicu perdebatan panjang di media sosial karena membahas ritual yang selama ini dipercaya sebagian orang berkaitan dengan pesugihan dan pencarian keberuntungan.

Perbincangan semakin meluas ketika sejumlah nama figur publik ikut disebut dalam video yang beredar. Salah satu yang paling banyak disorot adalah Sarwendah. Namun di balik ramainya isu tersebut, Pesulap Merah menegaskan bahwa tujuan awal dirinya datang ke Gunung Kawi bukan untuk menyerang pihak tertentu. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konferensi pers yang digelar setelah videonya viral, Marcel menceritakan bagaimana awal mula dirinya tertarik mengupas fenomena Gunung Kawi. Ia mengaku sudah lama menerima permintaan dari netizen agar membahas tempat yang identik dengan ritual spiritual tersebut.

“Memang kan udah lama ya banyak yang ng-request saya untuk bongkar pesugihan di Gunung Kawi sebenarnya apa gitu, beneran pakai tumbal atau enggak dan semacamnya,” ujar Pesulap Merah yang dikutip dari Instagramnya pada Selasa, 19 Mei 2026.

Rasa penasaran itu akhirnya membuat Marcel datang langsung ke lokasi untuk mencari tahu kondisi sebenarnya di lapangan. Ia ingin melihat sendiri bagaimana praktik ritual di sana berjalan dan apakah benar ada unsur mistis seperti yang selama ini dipercaya masyarakat.

Saat melakukan wawancara dengan seorang kuncen di Gunung Kawi, Pesulap Merah justru dibuat terkejut. Menurutnya, sang kuncen dengan santai menyebut nama sejumlah artis hingga politikus tanpa ragu.

“Setelah saya ngobrol-ngobrol sama kuncen dan luar biasanya kuncennya ini memang enggak pakai inisial-inisial. Ketika ditanya dia ceplos-ceplos aja,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Marcel menegaskan bahwa dirinya tidak langsung mempercayai semua pernyataan yang disampaikan narasumber tersebut. Ia bahkan mengaku masih meragukan apakah nama-nama yang disebut memang benar datang untuk melakukan ritual tertentu atau hanya sekadar berkunjung biasa.

“Saya ragu kemungkinan apa jangan-jangan ini dia datang ke sana memang syuting doang dan memang di syutingnya itu ada adegan gitu kali mungkin terus disalahartikan,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Menurut Marcel, Gunung Kawi juga dikenal sebagai lokasi wisata budaya dan spiritual yang kerap dijadikan tempat pembuatan konten atau syuting bertema horor. Karena itu, ia menilai publik tidak boleh langsung menyimpulkan seseorang melakukan pesugihan hanya karena pernah datang ke lokasi tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |