Bagaimana Nasib 8 Pemain Baru Persib Bandung usai Kena FIFA Registration Ban?

3 hours ago 2

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:44 WIB

VIVA – Persib Bandung memastikan nasib delapan pemain barunya tidak terdampak meski klub kembali masuk dalam daftar FIFA Registration Ban. 

PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menegaskan seluruh pemain anyar telah diproses registrasinya sebelum sanksi dari FIFA mulai berlaku pada Senin, 10 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sanksi FIFA Registration Ban melarang klub mendaftarkan pemain baru selama tiga periode bursa transfer. Jika perkara yang menjadi dasar sanksi belum diselesaikan, Persib baru dapat kembali melakukan registrasi pemain setelah masa hukuman berakhir.

Meski demikian, Persib meminta Bobotoh tidak khawatir terhadap kesiapan skuad menghadapi musim 2026/2027.

"Karena itu, kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026/2027 tetap berjalan. Seluruh pemain baru telah kami proses untuk kebutuhan registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sementara untuk kasus ini kami sedang mengambil langkah penyelesaian yang diperlukan," tulis Persib dalam pernyataan resminya.

Pada bursa transfer musim 2026/2027, Persib mendatangkan delapan pemain baru. Enam di antaranya merupakan pemain asing, yakni Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Gakuto Notsuda, Balsa Sekulic, Mariano Peralta, dan Danijel Loncar. Sementara dua rekrutan lainnya adalah pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen.

Sanksi Berasal dari Kasus Lama

Persib menjelaskan bahwa sanksi FIFA Registration Ban yang kembali diterima bukan berasal dari perkara baru. Manajemen menyebut kasus tersebut berkaitan dengan laporan mantan pelatih Robert Rene Alberts yang berawal dari sengketa pada 2022.

"Kasus tersebut berkaitan dengan laporan dari mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts. Informasi mengenai keputusan FIFA atas kasus tersebut baru diketahui oleh PERSIB dalam perkembangan terakhir," tulis manajemen.

Robert Rene Alberts merupakan pelatih asal Belanda yang menangani Persib pada periode 2019 hingga 2022.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts

Persib menegaskan pihaknya langsung melakukan kajian menyeluruh setelah menerima informasi mengenai keputusan FIFA tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA tersebut, kami langsung melakukan kajian secara menyeluruh untuk memahami posisi kasus dan menentukan langkah yang paling tepat," lanjut pernyataan klub.

Manajemen Persib menyatakan akan menghormati keputusan FIFA sekaligus menempuh mekanisme yang berlaku untuk menyelesaikan perkara tersebut.

Halaman Selanjutnya

"Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya," tulis Persib.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |