Bagian dari Kesepakatan dengan AS, Dana Iran Rp106,9 Triliun di Qatar Akan Dicairkan

3 hours ago 1

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:30 WIB

VIVA –Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa dana Iran senilai 6 miliar dolar AS atau setara Rp 106,96 triliun yang selama ini dibekukan di Qatar akan dikembalikan ke Teheran sebagai bagian dari kesepakatan awal antara Iran dan Amerika Serikat.

“Dengan dimulainya perundingan hari ini, dana 6 miliar dolar AS yang kami miliki di Qatar juga akan dicairkan kembali dan dikembalikan ke negara kami,” kata Pezeshkian, seperti dikutip media penyiaran pemerintah Iran, IRIB  dan dikutip ulang Anadolu Agency Minggu 21 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah melepaskan haknya untuk melakukan pengayaan uranium.

“Yang pasti, kami tidak akan pernah menyerahkan hak kami untuk memperkaya uranium, dan pihak lain pada akhirnya harus menerima hal tersebut,” ujarnya.

Menanggapi kekhawatiran Washington terkait program nuklir Iran, Pezeshkian menegaskan bahwa negaranya tidak memiliki niat untuk mengembangkan senjata nuklir.

“Ini bukan isu baru. Hal ini telah berulang kali disampaikan oleh Pemimpin Revolusi Islam yang telah wafat selama bertahun-tahun,” tegas Presiden Iran tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, saat ini delegasi Amerika Serikat dan Iran tiba lebih awal di Swiss untuk mengikuti perundingan teknis berdasarkan nota kesepahaman yang ditandatangani pada Rabu lalu. Kesepakatan itu bertujuan mengakhiri konflik berkepanjangan di Timur Tengah sekaligus membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Perundingan yang berlangsung di Burgenstock itu akan dipimpin oleh Wakil Presiden AS JD Vance. Sementara dari pihak Iran, negosiasi diwakili oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, dengan Pakistan bertindak sebagai mediator.

Pemain Timnas Amerika Serikat rakayan kemenangan atas Australia di Piala Dunia 2026

Langkahi Keputusan FIFA, Amerika Serikat Didiskualifikasi dari Piala Dunia 2026?

Timnas Iran kembali menghadapi situasi pelik di tengah gelaran Piala Dunia 2026 setelah pemerintah United States disebut tidak melonggarkan aturan perjalanan yang berdamp

img_title

VIVA.co.id

21 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |