Bahlil Siapkan Insentif Konversi Motor Bensin Jadi Listrik

5 hours ago 2

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:58 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, bakal memberikan insentif untuk program konversi motor bensin menjadi motor listrik, sebagaimana yang sebelumnya telah dilakukan oleh Kementerian ESDM.

“Sudah barang tentu negara akan hadir untuk tanggung renteng dengan masyarakat ketika dikonversi dari bensin ke motor listrik. Pasti ada semacam sweetener-nya,” kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin, 9 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

Photo :

  • VIVA/Rahmat Fatahillah Ilham

Namun, Dia mengaku belum menentukan berapa jumlah target motor yang akan dikonversi, maupun nilai subsidi yang akan digelontorkan untuk program konversi motor listrik. Menurutnya, target maupun jumlah insentif akan dibahas dalam rapat Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Transisi Energi.

“Satgas kan baru dibentuk, saya rapat satgas dulu baru nanti saya akan laporkan,” ujar Bahlil.

Konversi motor bensin menjadi motor listrik diakui Bahlil merupakan salah satu strategi pemerintah, untuk mengurangi polusi dan melakukan transisi energi dari energi fosil ke energi terbarukan.

Sebelumnya, Bahlil juga telah mengumumkan pembentukan Satgas Percepatan Transisi Energi, untuk mempercepat implementasi program termasuk konversi motor konvensional menjadi listrik.

Dia menyampaikan, skema dukungan masih akan dibahas lebih lanjut oleh satuan tugas (satgas) yang baru dibentuk untuk mempercepat implementasi energi bersih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satgas ini dibentuk untuk percepatan konversi dari kendaraan bermotor konvensional yang jumlahnya mencapai 120 juta motor menjadi motor listrik.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan implementasi program tersebut dapat berjalan maksimal dalam waktu tiga hingga empat tahun, bahkan diharapkan bisa terealisasi lebih cepat. (Ant).

Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia

Bahlil Kebut Mandatori Campuran Etanol ke BBM Imbas Meroketnya Harga Minyak Dunia

Bahlil bakal mempercepat penerapan kebijakan mandatori campuran bioetanol ke BBM, guna merespons harga minyak dunia yang meroket hingga US$118 per barel.

img_title

VIVA.co.id

10 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |