Banyak Orang Salah, Begini Cara Mencuci Motor yang Aman untuk Mesin

3 weeks ago 9

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00 WIB

VIVA – Mencuci motor memang terlihat sederhana, tetapi ternyata masih banyak pengendara yang melakukannya dengan cara kurang tepat. Alih-alih membuat kendaraan lebih awet, metode pencucian yang salah justru bisa mempercepat kerusakan komponen, terutama pada bagian mesin dan kelistrikan.

Cairan pembersih mesin motor

Photo :

  • VIVA/Jeffry Yanto

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak sedikit pemilik motor langsung menyemprot seluruh bagian kendaraan menggunakan tekanan air tinggi tanpa memperhatikan area sensitif. Padahal beberapa komponen pada motor dirancang agar tidak terkena air berlebihan, terutama jika tekanan semprotan terlalu kuat.

Berikut VIVA rangkum Senin, 18 Mei 2026, cara mencuci motor dengan benar dan aman untuk mesin.

Jangan Langsung Siram Mesin Panas

Kesalahan paling umum adalah mencuci motor sesaat setelah dipakai perjalanan jauh. Mesin yang masih panas tidak disarankan langsung terkena air dingin karena perubahan suhu ekstrem dapat memicu kerusakan pada beberapa komponen logam.

Selain itu, air yang mengenai mesin panas juga bisa meninggalkan kerak atau noda pada blok mesin dan knalpot. Karena itu, pengendara sebaiknya menunggu suhu mesin turun terlebih dahulu sebelum mulai mencuci kendaraan.

Idealnya, motor didiamkan sekitar 15 hingga 30 menit setelah digunakan agar suhu mesin lebih stabil.

Hindari Semprot Tekanan Tinggi ke Area Sensitif

Penggunaan water jet atau semprotan tekanan tinggi memang praktis untuk membersihkan kotoran membandel. Namun jika digunakan sembarangan, tekanan air bisa merusak komponen penting seperti:

  • Soket kelistrikan
  • Bearing roda
  • Filter udara
  • Panel speedometer
  • ECU pada motor modern

Air yang masuk ke bagian kelistrikan dapat menyebabkan korsleting atau gangguan sensor. Sementara itu, bearing yang terlalu sering terkena semprotan tekanan tinggi bisa kehilangan pelumas dan cepat aus.

Karena itu, area mesin dan kelistrikan sebaiknya dibersihkan menggunakan aliran air normal atau lap basah agar lebih aman.

Gunakan Sabun Khusus Kendaraan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian orang masih memakai deterjen pakaian atau sabun cuci piring untuk mencuci motor. Padahal bahan kimia pada produk tersebut dapat merusak lapisan cat dan membuat warna bodi cepat kusam.

Sabun khusus kendaraan lebih disarankan karena memiliki kandungan yang aman untuk cat, plastik, dan lapisan pelindung motor.

Halaman Selanjutnya

Selain itu, gunakan spons atau kain microfiber agar permukaan bodi tidak mudah baret saat dibersihkan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |