Jakarta, VIVA – Menjaga kebersihan gigi dan mulut merupakan salah satu langkah penting untuk mempertahankan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kebiasaan menyikat gigi secara rutin dapat membantu menghilangkan sisa makanan, plak, dan bakteri yang menempel di permukaan gigi.
Sebab itu, banyak ahli kesehatan merekomendasikan untuk menyikat gigi setidaknya dua kali sehari, yakni pada pagi hari dan sebelum tidur.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski demikian, masih banyak kebiasaan saat menyikat gigi yang dilakukan tanpa mengetahui apakah cara tersebut sudah tepat atau belum. Salah satu yang cukup sering menjadi perbincangan adalah kebiasaan langsung berkumur menggunakan air setelah selesai menyikat gigi.
Sebagian orang menganggap langkah ini penting untuk membersihkan sisa pasta gigi di mulut, tetapi ternyata ada alasan mengapa banyak ahli kesehatan gigi menyarankan agar tidak langsung berkumur setelah menyikat gigi.
Lalu, benarkah setelah sikat gigi sebaiknya tidak langsung berkumur? Berikut penjelasannya, sebagaimana dirangkum Viva pada Rabu, 24 Juni 2026.
1. Fluoride Membutuhkan Waktu untuk Bekerja
Sebagian besar pasta gigi mengandung fluoride, yaitu mineral yang berperan membantu memperkuat enamel atau lapisan terluar gigi. Fluoride juga dapat membantu mengurangi risiko gigi berlubang dengan memberikan perlindungan tambahan terhadap serangan asam dari makanan, minuman, maupun bakteri di dalam mulut.
Ketika Anda langsung berkumur setelah menyikat gigi, sebagian fluoride yang masih menempel pada permukaan gigi dapat ikut terbilas oleh air. Akibatnya, manfaat fluoride tidak dapat bekerja secara optimal.
2. Meludahkan Sisa Pasta Gigi Sudah Dianggap Cukup
Setelah selesai menyikat gigi, cara yang umumnya dianjurkan adalah meludahkan sisa pasta gigi tanpa membilas mulut menggunakan air. Langkah ini membantu mempertahankan lapisan tipis fluoride yang masih menempel pada gigi.
Meski mungkin terasa tidak biasa bagi sebagian orang, kebiasaan ini dapat memberikan waktu lebih lama bagi fluoride untuk bekerja melindungi gigi dari kerusakan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
3. Membantu Melindungi Gigi dari Risiko Gigi Berlubang
Gigi berlubang merupakan salah satu masalah kesehatan gigi yang paling umum terjadi. Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kebersihan mulut yang kurang terjaga hingga pola makan yang tinggi gula.
Halaman Selanjutnya
Dengan tidak langsung berkumur setelah menyikat gigi, fluoride memiliki kesempatan lebih besar untuk memperkuat enamel sehingga risiko terbentuknya lubang pada gigi dapat berkurang.

3 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426394/original/026891500_1618208519-colorful-soda-drinks-macro-shot_53876-18225.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)