Basarnas Perluas Wilayah Pencarian KM Balama GT 27 Angkut 3 Penumpang yang Hilang Kontak di Perairan Banggai

1 week ago 9

Senin, 14 September 2026 - 12:20 WIB

Palu, VIVA Basarnas terus berupaya memperkuat operasi SAR dengan memperluas wilayah pencarian KM Balama GT 27, yang hilang kontak pada Sabtu 12 September di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

"Hari ketiga operasi SAR kami lebih mengintensifkan pencarian kapal motor yang mengangkut tiga penumpang dengan memperluas area pencarian hingga perairan Kabupaten Banggai Laut," kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu Muh Rizal di Palu, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan tim SAR gabungan terdiri dari personel Uinit Siaga SAR Banggai Laut, BPBD Banggai Laut, awak KN SAR Bhisma, Syahbandar Luwuk, PMI, pihak pemilik kapal dan masyarakat telah membagi tugas dengan menyisir perairan Banggai Laut.

Adapun kegiatan melakukan penyisiran sekitar Pukul 07.30 WITA dengan memetakan empat titik koordinat sasaran 1° 8' 56.96" S-123° 44' 5.60" E, 0° 47' 52.08" S-123° 43' 57.71" E, 0° 47' 37.11" S-123° 58' 29.27" E, dan 1° 8' 38.59" S-123° 58' 44.15" E menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) dan KN SAR Bhisma milik Basarnas.

Guna mempercepat operasi di lapangan, kata dia, Kansar Palu juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Manado, Sulawesi Utara dan Kantor SAR Gorontalo, Provinsi Gorontalo untuk memastikan pencarian para penumpang kapal motor tersebut dan mendukung pelaksanaan operasi.

"Tim juga menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang berada di sekitar area pencarian untuk membantu memantau dan melaporkan apabila menemukan keberadaan korban maupun kapal yang dicari," ujarnya.

Adapun tiga orang berada dalam KM Balama GT 27 atas nama Ismail (Nahkoda), Hasan Usman (awak kapal), dan La alami.

Ia juga mengingatkan tim SAR di lapangan tetap mengedepankan keselamatan kerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas.

"Hingga hari ketiga pencarian belum ada tanda-tanda keberadaan KM Balama. Kami berkomitmen mengerahkan sumbar saya kami miliki untuk mencari keberadaan para korban," tutur Rizal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun saran dan prasarana penunjang operasi pencarian yakni RBB, KN SAR Bhisma, peralatan SAR air, alat navigasi, alat komunikasi, peralatan evakuasi dan peralatan medis.

"Hingga Pukul 12.30 WITA belum ada informasi terkini dari tim di lapangan. Kami juga terus memperbaharui informasi perkembangan operasi dan disampaikan ke publik. Untuk para keluarga korban kami meminta tetap tenang dan terus berdoa," ucapnya. (Ant)

TNI AL Sisir Perairan Selar Sunda Cari 5 Jurnalis yang Hilang

Basarnas Buka Peluang Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Liput Erupsi Anak Krakatau Diperpanjang

Basarnas mengatakan hasil pelaksanaan operasi pada hari ketujuh akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan apakah pencarian lima jurnalis diperpanjang atau dihentikan.

img_title

VIVA.co.id

14 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |