Minggu, 26 April 2026 - 11:30 WIB
VIVA –Presiden Donald Trump angkat bicara saat ditanya awak media terkait dengan kemungkinan insiden penembakan dalam acara jamuan makan malam White House Correspondents' berkaitan dengan perang Amerika Serikat dengan Iran. Dia menyebut kemungkinan bahwa ini tidak ada kaitannnya dengan ketegangan diantara kedua negara tersebut.
"Sepertinya tidak," kata Trump dikutip dari laman Times of Israel, Minggu 26 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Trump juga menjawab pertanyaan lainnya dari wartawan Gedung Putih terkait apakah dirinya menjadi target Utama dalam serangan tersebut..
"Mungkin," jawab dia.
Pelaku penembakan tersebut telah diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen, 31 tahun, asal Torrance, California, menurut dua pejabat penegak hukum kepada The Associated Press.
Trump juga menceritakan detik-detik dirinya dievakuasi dari ballroom menuju lokasi aman di Washington Hilton setelah tembakan terdengar.
"Saya benar-benar kaget saat hal seperti ini terjadi. Ini pernah saya alami sedikit sebelumnya, dan rasanya tidak pernah berubah. Saat itu kami duduk berdampingan, Ibu Negara Melania Trump di sebelah kanan saya, lalu saya mendengar suara… saya kira itu nampan jatuh, suaranya cukup keras dan datang dari agak jauh. Pelaku bahkan belum mencapai area kami. Mereka benar-benar menghentikannya… tapi ternyata itu suara tembakan," kata dia.
Ia melanjutkan, beberapa orang langsung paham apa yang terjadi, sebagian lainnya tidak.
"Saya melihat situasinya. Melania sangat cepat menyadari, saya rasa dia langsung tahu apa yang terjadi. Dia bilang, ‘Itu suara yang buruk.’ Lalu kami langsung dievakuasi. Semuanya berlangsung sangat cepat… hanya dalam hitungan detik kami sudah keluar dari ruangan," kata dia.
Trump, Melania, dan sejumlah anggota kabinet dievakuasi dari hotel Washington Hilton saat situasi darurat berlangsung. Juru bicara Secret Service memastikan insiden terjadi di area magnetometer utama hotel tersebut. Tidak ada pejabat pemerintahan maupun jurnalis yang hadir dilaporkan terluka.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Seorang agen Secret Service sempat terkena tembakan, namun Trump mengatakan nyawanya terselamatkan berkat rompi pelindung yang dikenakan. Agen tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
"Rompi itu bekerja dengan baik. Saya baru saja berbicara dengan petugasnya, dan kondisinya sangat baik," ujar Trump.
Trump Mengaku 'Terhormat Jadi Sasaran' Usai Penembakan di Jamuan Makan Malam Gedung Putih
Usai aksi penembakan di acara White House Correspondents' Dinner, Presiden Donald Trump mengatakan dirinya merasa terhormat menjadi target setelah insiden itu
VIVA.co.id
26 April 2026

8 hours ago
1



























