Jakarta, VIVA – Isu tentang tidur setelah sahur bikin gemuk sering muncul setiap bulan Ramadhan. Banyak orang khawatir kebiasaan kembali tidur usai makan sahur dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Lalu, benarkah tidur setelah sahur bisa bikin gemuk?
Dokter Tirta memberikan penjelasan medis untuk meluruskan persepsi tersebut. Menurutnya, tidur setelah sahur tidak serta-merta membuat tubuh menjadi gemuk. Ada faktor lain yang jauh lebih menentukan, yaitu keseimbangan antara kalori yang masuk dan aktivitas yang dilakukan sepanjang hari.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
dokter Tirta
Photo :
- YouTube Denny sumargo
“Tidur setelah sahur itu bikin gemuk? Sebenarnya bukan bikin gemuk. Jadi, seperti teman-teman tahu, kegemukan itu adalah suatu siklus proses dalam satu hari penuh ketika dibandingkan jumlah makanannya masuk dibandingkan dengan aktivitas yang keluar,” jelasnya Dokter Tirta yang dikutip dari YouTube pada Rabu, 25 Februari 2026.
“Kalau misalkan jumlah kalorinya berlebih, otomatis dinamakan surprise kalori yang akan disimpan menjadi cadangan energi di perut atau di paha atau di lengan. Jadi, kegemukan itu tidak langsung saklek, tidur habis sahur gemuk. Nggak,” tambahnya.
Dari penjelasan tersebut, dapat dipahami bahwa kenaikan berat badan terjadi ketika asupan kalori lebih besar dibandingkan energi yang dibakar tubuh. Artinya, jika saat sahur seseorang mengonsumsi makanan tinggi kalori tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup, maka potensi penumpukan lemak memang ada. Namun, penyebabnya bukan semata-mata karena tidur setelah makan.
Dokter Tirta justru menyoroti dampak lain dari kebiasaan tidur setelah sahur, yakni gangguan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Tidur habis sahur itu meningkatkan potensi risiko apa? Berantakannya sirkadian rhythm. Kenapa? Kalian sudah bangun ketika sahur terus sahur salat subuh terus habis itu kalian tidur lagi. Otomatis tubuh tuh bingung ini tidurnya itu di fase apa,” katanya menjelaskan.
“Kedua, ketika di fase subuh itu insulin kita sangat tinggi ya. Otomatis ketika insulin sangat tinggi itu energinya sangat bagus, sangat banyak. Jadi tubuh kita ready. Alangkah lebih baik ketika kalian malah justru memanfaatkan itu buat apa? Selain zikir, membaca atau bisa buat aktivitas atau push up pull up atau gym,” katanya lagi menambahkan.
Halaman Selanjutnya
Artinya, setelah sahur dan salat Subuh, tubuh sebenarnya berada dalam kondisi siap beraktivitas karena kadar insulin sedang tinggi. Jika langsung tidur lagi, ritme alami tubuh bisa terganggu dan membuat pola istirahat menjadi tidak teratur.

2 weeks ago
9











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
