Jakarta, VIVA – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mendorong Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) untuk terus memperkuat peran strategisnya sebagai kekuatan sosial sekaligus mitra dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam Silaturahim Kebangsaan bersama Pimpinan Pusat BKMT yang mengangkat tema “Membangun Komunikasi, Mengawal Aspirasi dan Bersinergi untuk Kemajuan Bangsa.” Kegiatan berlangsung di Rumah Kebangsaan MPR RI, Jakarta.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum BKMT Syifa Fauzia beserta jajaran pimpinan dan pengurus BKMT, Ketua Umum IPEMI Inggrid Kansil, Sekjen Majelis Dzikir Ani Yudhoyono, Mariana Harahap, serta sejumlah anggota DPR/MPR RI Fraksi Partai Demokrat dari Komisi VIII, IX, X, dan XI.
Ibas menekankan bahwa silaturahim antara parlemen dan BKMT tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Forum tersebut harus menjadi ruang untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus membangun langkah konkret.
“Ini bukan sekadar pertemuan formal. Ini adalah pertemuan hati. Ini adalah silaturahim kebangsaan. Yang lebih penting, ini adalah kesempatan untuk saling mendengar, saling menguatkan, dan bersama-sama memikirkan apa yang bisa kita lakukan untuk Indonesia,” ujar Ibas dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 28 Agustus 2026.
Ia menilai BKMT memiliki modal sosial yang sangat besar. Keberadaan majelis taklim yang tersebar di berbagai daerah bukan hanya penting dalam penguatan kehidupan keagamaan, tetapi juga berpotensi menjadi kekuatan dalam pemberdayaan masyarakat.
Ibas menempatkan perempuan sebagai salah satu kekuatan penting dalam membangun ketahanan keluarga dan masyarakat.
“BKMT adalah tempat ilmu bertemu dengan pengabdian. Tempat perempuan bertemu dengan kekuatan. Karena itu, kita harus siap bersinergi dan siap berkolaborasi,” kata Ibas.
Ia menegaskan, kekuatan perempuan dan komunitas tidak boleh diremehkan. Ketika perempuan bergerak, keluarga ikut bergerak. Ketika keluarga bergerak, masyarakat ikut bergerak. Dan ketika masyarakat bergerak dengan arah yang positif, bangsa akan ikut maju.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Maka itu, ia mengajak BKMT untuk menjadi bagian dari gerakan sosial yang lebih banyak menghadirkan solusi daripada memperbesar persoalan.
“Jangan setiap hari kita memperbesar masalah. Mari kita perbesar solusi. Masih ada tantangan, tetapi ada peluang jika kita bersatu,” tegasnya.
Halaman Selanjutnya
Ibas menegaskan pentingnya membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara BKMT dengan parlemen. Berbagai isu yang menjadi perhatian BKMT memiliki keterkaitan langsung dengan bidang kerja sejumlah komisi di DPR RI.

12 hours ago
5













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)


