Betrand Peto Gak Sendirian, Teman Wanitanya Diduga Lakukan Kekerasan hingga Telinga Korban Sobek

5 hours ago 1

Senin, 14 September 2026 - 05:00 WIB

VIVA – Kasus yang menyeret nama Betrand Peto dalam laporan dugaan pelecehan seksual turut diwarnai kesaksian mengenai dugaan kekerasan terhadap perempuan berinisial ANW. Dalam keterangannya, ANW menyebut persoalan tersebut tidak hanya melibatkan dirinya dengan sosok yang dikaitkan dengan BP, tetapi kemudian berkembang menjadi keributan dengan salah satu teman BP.

Menurut kesaksian ANW, keributan terjadi setelah dirinya mengaku mengalami dugaan pelecehan. Ia kemudian terlibat perselisihan dengan seorang perempuan yang disebut sebagai pasangan dari teman BP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ANW menuturkan, perempuan tersebut menghampirinya setelah kejadian yang sebelumnya ia alami. Ia mengaku sempat menyapa perempuan tersebut, tetapi mendapat respons berupa tepukan atau tepisan keras pada tangannya.

Situasi kemudian disebut semakin memanas. ANW mengaku mendorong perempuan tersebut. Setelah itu, ia menyebut dirinya mendapat tindakan kekerasan dari seorang pria yang disebut sebagai teman BP.

"Pelaku tersebut langsung menjambak saya dan juga mencakar saya dan juga ada nendang saya," kata ANW dalam konferensi pers, mengutip tayangan YouTube, Senin 14 September 2026.

Dalam kesaksiannya, ANW juga menceritakan dampak fisik yang disebut dialaminya ketika keributan tersebut berlangsung. Salah satu bagian tubuh yang disebut mengalami luka adalah telinganya.

Anting yang dikenakan ANW disebut ikut tertarik ketika rambutnya dijambak. Tarikan tersebut menurut kesaksiannya membuat bagian telinganya mengalami luka.

"Mungkin pas pelaku tersebut menjambak saya, anting saya ketarik oleh pelaku tersebut," lanjutnya.

Keterangan mengenai dugaan kekerasan tersebut menjadi bagian berbeda dari laporan dugaan pelecehan seksual yang dikaitkan dengan BP. Kuasa hukum ANW menjelaskan bahwa dugaan penganiayaan dilaporkan secara terpisah lantaran pihak yang diduga melakukan kekerasan disebut bukan BP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, perkara yang dialami ANW disebut memiliki lebih dari satu aspek. Di satu sisi, terdapat laporan dugaan pelecehan seksual yang dikaitkan dengan sosok BP. Di sisi lain, terdapat dugaan penganiayaan yang disebut dilakukan oleh pihak lain dalam keributan setelah kejadian tersebut.

Kuasa hukum ANW menyatakan sejumlah bukti telah diberikan kepada kepolisian. Bukti tersebut antara lain hasil visum dan dokumentasi luka pada tubuh ANW. Bukti-bukti itu diharapkan dapat membantu aparat dalam mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.

Halaman Selanjutnya

Pihak pelapor juga meminta Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap perkara tersebut. Keterangan orang-orang yang berada di lokasi dinilai penting untuk membantu mengurai peristiwa, termasuk dugaan kekerasan yang disebut terjadi setelah perselisihan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |