BGN Wanti-wanti Mobil Dapur MBG Tak Dipakai untuk Belanja ke Pasar

2 weeks ago 7

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:28 WIB

Surakarta, VIVA – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang mengingatkan para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak memakai mobil operasional SPPG untuk berbelanja. 

Hal tersebut disampaikan Nanik dalam dalam Rapat Koordinasi dengan para Kepala SPPG, Pengawas Keuangan, dan Pengawas Gizi se-Wilayah Solo Raya. Rapat Koordinasi itu dihadiri 933 orang pengelola dapur MBG yang terdiri dari para Kepala SPPG, Pengawas Keuangan, dan Pengawas Gizi, se-Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Karanganyar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suasana dapur MBG di Brebes saat akan menyiapkan untuk disalurkan ke sekolah

“Mobil Operasional SPPG itu dipakai untuk mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah penerima manfaat dan Posyandu, jangan dipakai untuk belanja, apa lagi untuk urusan lain,” kata Nanik dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kamis, 26 Februari 2026.

Ia menekankan bahwa mobil operasional SPPG harus dipakai sesuai peruntukannya. Sebab, dirinya masih sering mendengar laporan bahwa mobil operasional SPPG dipakai untuk berbelanja ke pasar

“Kalau masih ada mobil operasional SPPG yang dipakai untuk berbelanja ke pasar, saya suspend!” kata dia. 

Ia menekankan hal itu karena mobil operasional MBG memang khusus dipakai untuk mendistribusikan MBG. Karena itu, kebersihan maupun higienitas mobil operasional SPPG harus dijaga dengan ketat. 

Sementara jika dipakai untuk berbelanja ke pasar, bisa dipastikan bahwa bahan baku pangan yang dibeli masih harus dibersihkan lagi. 

Nanik pun mengingatkan, walaupun Mitra memaksa untuk memakai mobil operasional SPPG untuk berbelanja atau urusan lain yang tidak berkaitan dengan distribusi MBG, Kepala SPPG harus menolak dengan tegas. Saat berbelanja, pihak Mitra atau supplier yang harus mengupayakan kendaraan sendiri untuk mengangkut bahan pangan ke SPPG.

Sementara itu, ketika bahan baku pangan yang dipasok supplier sampai di SPPG pada sore hari harus dilakukan pengecekan terhadap bahan baku tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nanik mengatakan pengawas Gizi harus mengecek kondisi, kualitas, dan juga kesegaran bahan pangan yang dibeli Mitra dari para supplier, serta apakah sesuai dengan menu yang dirancang Pengawas Gizi pada hari itu. 

Di sisi lain, pengawas Keuangan juga harus mengecek apakah harga bahan pangan yang dibeli dan dipasok supplier sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), tidak ada mark up, sesuai dengan anggaran yang dirancang.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |