Biasa Bawa Senjata Tajam dan Mabuk, Taufik Hidayat Nangis Memelas Minta Tolong Antar Korban ke Rumah Sakit

5 hours ago 1

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:14 WIB

VIVA – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap YTR (29) perlahan mulai terungkap. 

Sejumlah saksi mulai berbicara tentang tabiat Taufik Hidayat. Salah satunya yaitu penjaga kost, Resa Rohendi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Resa Rohendi mengatakan Taufik Hidayat memiliki sifat yang sangat agresif dan temperamental, terutama ketika pulang setelah bekerja.

Suatu ketika saat pulang kerja, Taufik Hidayat mabuk berat kemudian sempat mengajak kepada penjaga kost berkelahi. 

“Pas dia pulang kunjungan, pulangnya tuh mabuk berat terus ngajakin berkelahi,” ungkap Resa Rohendi pada program Pagi-Pagi Seru, tvOne.

Sejak saat itu, ia tidak pernah mengganggu atau tidak berani melapor ke Ketua RT untuk menjaga kondisi di lingkungan kost serta menghormati penghuni kost lainnya.

Namun, Resa mengaku semakin lama Taufik Hidayat menjadi orang yang agresif dan temperamental.

“Ke tetangga kost juga kalau misalnya lewat nggak permisi dia marah, kalau dengar yang batuk juga dia marah. Makanya kita ini mau meminta surat nikah jadi agak ragu, untuk keselamatan lah,” terangnya.

“Dia setiap hari bawa golok, kalau misalnya kita bilang (lapor RT) takutnya ada yang dilukai sama menjaga penghuni kost yang lain,” sambungnya.

Taufik selalu meminta waktu kepada penjaga kost untuk tetap tinggal sampai pekerjaanya kembali dipindah.

Tetapi setiap pulang bekerja pelaku selalu mabuk dan marah-marah.

Taufik Menangis Minta Tolong

Taufik Hidayat pelaku penyekapan di Bandung

Berbeda saat terakhir dirinya bertemu dengan Taufik, pelaku kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan ini menangis dan meminta tolong kepada Resa untuk membawa YTR ke rumah sakit.

Pelaku mengaku kepada Resa bahwa istrinya jatuh dari kamar mandi, sehingga meminta untuk dibawa ke rumah sakit.
“Pas 3 bulan itu malahan dia minta tolong, dia baik-baikin minta tolong. Karena istrinya kan sakit, ada rencana dibawa ke rumah sakit. Dia benar-benar nangis minta tolong,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dia minta tolong nangis-nangis karena istrinya jatuh dari kamar mandi. Minta diantar ke rumah sakit. Akhirnya dibawa ke rumah sakit Ujung Berung,” lanjutnya menjelaskan.

Anehnya, sesampai di rumah sakit Taufik justru meminta kepada Resa untuk mengurus YTR dengan mengaku sebagai saudaranya.

Halaman Selanjutnya

“Sampai di rumah sakit, si Taufik nggak mau ngurusin malah nyuruh. Kirain cuma ngantar ke rumah sakit. Dia bilangnya, ‘om minta tolong, bilang saja om saudaranya, saya nunggu di luar’. Kan aneh seharusnya seorang suami yang paling peduli urus-urus istri,” jelas Resa.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |