VIVA – Ajang HYROX Beijing 2026 menjadi perhatian setelah insiden tak biasa melibatkan salah satu atlet elit, Joanna Wietrzyk. Atlet tersebut dilaporkan mengalami buang air besar tanpa disengaja atau encopresis ketika tengah mengikuti perlombaan, tetapi tetap berusaha menyelesaikan kompetisi.
Peristiwa tersebut kemudian memunculkan perdebatan di kalangan peserta dan publik. Pasalnya, kondisi itu terjadi dalam arena pertandingan yang digunakan secara bersama-sama oleh banyak atlet. Sejumlah fasilitas seperti matras karet, pegangan alat sled atau kereta luncur, serta area lintasan menjadi bagian yang dikhawatirkan berpotensi terdampak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Apa Itu Encopresis yang Dialami Atlet HYROX Beijing?
Encopresis merupakan kondisi ketika seseorang mengalami keluarnya feses secara tidak sengaja. Kondisi ini dapat berkaitan dengan penumpukan feses di usus besar dan rektum dalam waktu tertentu.
Ketika bagian usus terlalu penuh, feses yang lebih cair dapat merembes di sekitar tinja yang tertahan. Akibatnya, seseorang dapat mengalami kebocoran tanpa mampu mengendalikannya dan pakaian dalam maupun pakaian yang dikenakan bisa ikut terkena.
Dalam konteks pertandingan olahraga dengan intensitas tinggi seperti HYROX, kondisi tubuh atlet dapat menjadi sangat tertekan. Namun, keputusan untuk tetap melanjutkan perlombaan setelah mengalami insiden tersebut justru menjadi salah satu pemicu kontroversi.
Dikutip dari Global Times, kritik yang muncul terutama berkaitan dengan persoalan kebersihan dan potensi kontaminasi. Atlet HYROX berinteraksi dengan berbagai peralatan selama perlombaan, sehingga muncul kekhawatiran mengenai kemungkinan perpindahan kontaminan ke permukaan yang kemudian digunakan peserta lain.
Penyelenggara HYROX Beri Klarifikasi
Menanggapi kontroversi tersebut, pihak HYROX World menyatakan telah mengambil sejumlah langkah untuk menangani area yang terdampak. Peralatan yang diduga terkontaminasi disingkirkan dari penggunaan, sedangkan bagian lintasan yang terkena dampak ditutup agar dapat menjalani proses sanitasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Penyelenggara juga menyebutkan adanya rencana penggantian karpet serta pembersihan secara menyeluruh yang dilakukan sepanjang malam. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari prosedur penanganan setelah munculnya situasi yang tidak terduga dalam kompetisi.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun Instagram @hyroxworld, pihak HYROX World menjelaskan bahwa insiden tersebut menjadi pengalaman yang mendorong evaluasi terhadap penerapan protokol dalam kompetisi.
Halaman Selanjutnya
"Seiring dengan terus berkembangnya olahraga kami, kami menghadapi situasi-situasi baru yang semakin kompleks yang menantang kami dan membutuhkan kejelasan tambahan. Hal ini terjadi akhir pekan ini di Tiongkok," bunyi pernyataan di Instagram @hyroxworld, dikutip Selasa 15 September 2026.

1 week ago
4





















