BMW Listrik Diamuk Massa Usai Tabrak Motor di Jakbar, Polisi Pastikan Kasus Berakhir Damai

3 weeks ago 7

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:04 WIB

Jakarta, VIVA – Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil listrik BMW dan sepeda motor di kawasan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, akhirnya diselesaikan secara damai. Polisi memastikan kedua belah pihak telah menempuh jalur musyawarah dan sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

Peristiwa yang sempat menjadi sorotan publik itu terjadi pada Senin, 22 Juni 2026. Video kejadian bahkan viral di media sosial setelah memperlihatkan sebuah mobil BMW berwarna hitam dikejar sejumlah pengendara motor hingga akhirnya menjadi sasaran amukan massa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setelah dilakukan penanganan oleh pihak kepolisian, persoalan tersebut tidak berlanjut ke proses hukum dan berakhir melalui mediasi antara kedua pihak.

Polisi Fasilitasi Mediasi Kedua Pihak

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah mempertemukan keluarga pengemudi mobil BMW dengan pihak korban untuk mencari penyelesaian terbaik.

Menurutnya, keluarga pengendara motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut diwakili oleh anak korban saat proses mediasi berlangsung.

"Intinya kedua belah pihak baik BMW dan dari keluarga ojol atau pengemudi motor yang diwakili anaknya sudah langsung kami bantu untuk mediasi dan sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan," ujar Joko kepada wartawan, Selasa, 23 Juni 2026.

Joko menegaskan bahwa proses mediasi berlangsung dengan baik dan menghasilkan kesepakatan yang diterima oleh kedua belah pihak. Dengan adanya kesepakatan tersebut, persoalan yang sempat menjadi perhatian masyarakat itu dinyatakan selesai.

Meski demikian, kepolisian tidak mengungkap secara rinci isi kesepakatan yang dicapai antara kedua pihak. Menurut Joko, penyidik hanya bertugas memfasilitasi ruang mediasi tanpa ikut campur dalam substansi kesepakatan yang dibuat.

"Permasalahan sudah selesai secara kekeluargaan. Terkait kesepakatannya apa, tentunya kita tidak bisa masuk dalam ranah itu," katanya.

Polisi Tegaskan Tidak Ada Unsur Kesengajaan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan yang sama, Joko juga memastikan bahwa kecelakaan tersebut murni merupakan musibah lalu lintas dan tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan dari pengemudi mobil BMW.

Ia menilai tidak ada motif ataupun niat jahat dari pengemudi untuk mencelakai korban. Karena itu, pendekatan musyawarah dinilai menjadi langkah yang tepat untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Halaman Selanjutnya

"Begini, terkait kecelakaan itu tidak ada mens rea-nya, tidak ada motif. Itu musibah. Kita kedepankan kedua belah pihak untuk musyawarah. Dalam hal ini mereka musyawarah untuk mufakat, tercapailah untuk diselesaikan secara kekeluargaan," tegasnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |