Bos OJK Sebut Kondisi IHSG Saat Ini Berada di Level Menarik, Simak Alasannya

3 hours ago 2

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:59 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi alias Kiki berpendapat, IHSG saat ini berada pada level yang menarik, karena ditopang valuasi yang lebih rendah dibandingkan periode historis dan pasar regional serta didukung perbaikan kinerja emiten.

Dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XI, Kiki menyebut pergerakan IHSG juga semakin konvergen, seiring dengan indeks acuan global yang diterbitkan MSCI dan FTSE Russell.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kondisi tersebut mengindikasikan pasar mulai merespons positif berbagai langkah reformasi yang dilakukan regulator di pasar modal. Khususnya dalam menjawab isu-isu utama yang menjadi perhatian para pemangku kepentingan, termasuk penyedia indeks global.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

Photo :

  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Selain itu, kinerja emiten pada kuartal I-2026 juga menunjukkan tren yang positif. Perbaikan pendapatan dan profitabilitas perusahaan dinilai memberikan dukungan fundamental, terhadap prospek pasar saham domestik ke depan.

Kiki juga menyampaikan, struktur pasar modal Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat, karena ditopang oleh basis investor domestik terutama investor ritel yang terus bertambah.

Jumlah investor pasar modal meningkat dari 12,17 juta pada 2023, menjadi 26,49 juta per April 2026. Dari jumlah tersebut, investor individu mendominasi dengan total 26,43 juta investor, jauh lebih besar dibandingkan investor korporasi maupun reksa dana.

Namun, Kiki mengingatkan bahwa ruang pendalaman pasar masih terbuka lebar. Hal ini mengingat jumlah investor aktif harian baru mencapai sekitar 448.000 investor atau setara 1,69 persen dari total investor per April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depan, Dia memastikan bahwa OJK akan terus memperkuat literasi dan pelindungan investor, menjaga integritas pasar, serta memperdalam pengembangan produk pasar modal.

Langkah tersebut dilakukan agar pertumbuhan jumlah investor tidak hanya bersifat kuantitatif, tetapi juga menjadi fondasi bagi pasar modal nasional yang lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan. (Ant).

Penyitaan terkait kasus fraud PT DSI

Kasus PT Dana Syariah Indonesia Makin Panas, Eks Pejabat OJK Jadi Tersangka

Bareskrim Polri kini menetapkan satu tersangka baru yang diketahui merupakan mantan petinggi OJK, terkait kasus dugaan penipuan investasi, penggelapan, dan TPPU PT DSI.

img_title

VIVA.co.id

10 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |