Prihatin Jemaah Gagal Umrah, Anwar Sanjaya Rela Serahkan Seluruh Uang Saku dari Hanania ke Polisi

2 hours ago 3

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:26 WIB

Jakarta, VIVA – Presenter Anwar Sanjaya mengambil langkah yang berbeda usai diperiksa penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menyeret PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group.

Selebritas yang pernah bekerja sama dengan travel tersebut memutuskan menyerahkan seluruh uang saku yang pernah diterimanya kepada polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anwar mengatakan keputusan itu diambil karena dirinya prihatin dengan nasib para jemaah yang gagal berangkat ke Tanah Suci. Dia berharap dana yang diserahkan dapat membantu proses pemulihan hak para korban.

"Hari ini dengan sadar dan prihatin terhadap situasi yang terjadi, uang saku yang sudah saya terima sudah saya serahkan kepada pihak kepolisian. Semoga bisa membantu memulihkan jemaah-jemaah yang terdampak dan tidak bisa berangkat," ujarnya, Rabu, 10 Juni 2026.

Anwar diketahui menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya terkait kasus yang kini tengah diusut aparat kepolisian. Dalam pemeriksaan tersebut, dia mengaku memberikan keterangan mengenai hubungan dan kerja samanya dengan Hanania Travel.

Menurut Anwar, kehadirannya di hadapan penyidik merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pengungkapan kasus yang telah merugikan banyak calon jemaah umrah.

"Saya datang untuk membantu kepolisian memulihkan keadilan untuk para jemaah yang gagal berangkat," katanya.

Di tengah ramainya pembahasan mengenai para influencer dan publik figur yang pernah bekerja sama dengan Hanania Travel, Anwar juga meluruskan isu soal dugaan aliran dana yang diterimanya dari perusahaan tersebut.

Dia menegaskan tidak pernah menerima pembayaran sebagai endorser ataupun duta promosi Hanania Travel.

"Saya tidak menerima sedikit pun aliran dana dari Hanania," ujar dia.

Anwar menjelaskan kerja sama yang terjalin saat itu hanya berupa barter perjalanan umrah. Sebagai kompensasinya, dia mendapatkan fasilitas keberangkatan dan uang saku selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bentuk kerja samanya barter. Saya berangkat tidak mendapatkan uang, hanya mendapatkan uang saku selama perjalanan di sana," kata Anwar.

Lebih lanjut, Anwar mengaku bisa merasakan kesedihan yang dialami para korban. Menurut dia, ibadah umrah merupakan impian banyak orang yang sering kali diperjuangkan dengan cara menabung dalam waktu yang tidak singkat.

Halaman Selanjutnya

"Saya tahu sekali rasanya sedih. Banyak jemaah yang mengumpulkan uang bertahun-tahun untuk berangkat umrah. Saya turut prihatin dan mendoakan mereka," ucapnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |