Purwakarta, VIVA – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta, Apsari Dewi, membantah keras namanya dikaitkan dengan proyek Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bantahan itu disampaikan setelah namanya muncul dalam daftar yang viral di media sosial (medsos) dan dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Apsari memastikan informasi yang mencatut namanya sebagai pemilik maupun pihak yang terafiliasi dengan dapur penyedia MBG tidak benar.
"Tidak benar itu. Saya tidak punya dapur dan tidak punya afiliasi dengan dapur mana pun," ujar Apsari kepada wartawan, Rabu, 10 Juni 2026.
Belakangan, medsos diramaikan dengan beredarnya daftar sejumlah nama pejabat, tokoh publik hingga aparat penegak hukum yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan pengelolaan program MBG. Nama Apsari Dewi ikut tercantum dalam daftar tersebut dengan jabatannya sebagai Kajari Purwakarta.
Nama Apsari juga ikut dikaitkan dengan kasus hukum yang menyeret mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi maupun fakta hukum yang menunjukkan keterlibatan Apsari dalam perkara tersebut.
Karena itu, Apsari menyayangkan munculnya berbagai informasi yang beredar tanpa dasar dan data yang jelas. Menurut dia, informasi semacam itu berpotensi menyesatkan opini publik.
Sebagai aparat penegak hukum, Apsari mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
"Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat diharapkan lebih kritis menyikapi berbagai kabar agar tidak terjebak pada informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan," kata Apsari.
Dia juga mengingatkan pentingnya melakukan pengecekan fakta dan mengonfirmasi langsung kepada pihak terkait sebelum menyebarluaskan informasi yang beredar di medsos.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melalui klarifikasi tersebut, Apsari berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang serta tidak mudah terpengaruh isu-isu yang belum didukung fakta yang valid.
Sebelumnya diberitakan, Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Halaman Selanjutnya
Terbaru, beredar di media sosial mengenai sejumlah nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

3 hours ago
2















