VIVA – Ducati Lenovo Team mulai dihantui kekhawatiran jelang MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello. Marc Marquez yang masih menjalani proses pemulihan cedera belum dipastikan bisa kembali balapan, meski operasi yang dijalaninya diklaim berjalan sukses.
Absennya rider berjuluk The Baby Alien itu sebelumnya sudah membuat Ducati hanya turun dengan satu pembalap di MotoGP Catalunya 2026. Francesco Bagnaia kini menjadi satu-satunya andalan tim pabrikan asal Italia tersebut di seri kandang Marquez di Barcelona.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kondisi Marquez memang belum sepenuhnya pulih usai mengalami kecelakaan hebat saat sprint race MotoGP Prancis di Le Mans akhir pekan lalu. Dalam insiden itu, kaki kanan Marquez menghantam aspal cukup keras sebelum dirinya terlempar dari motor Ducati Desmosedici.
Pemeriksaan medis menunjukkan adanya retak pada tulang metatarsal kelima kaki kanan. Namun bukan hanya itu, Marquez juga menjalani operasi tambahan pada bahu kanannya yang selama ini ternyata menjadi sumber masalah.
Sambil Menangis, Marc Marquez menjelaskan masalah saraf di bahunya
Ducati mengungkap, operasi tersebut dilakukan untuk mengatasi tekanan pada saraf radial di lengan kanan Marquez. Bahkan, kondisi itu disebut sudah membuat juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut membalap “dengan satu setengah tangan” sepanjang musim ini.
Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, mengatakan pihak tim masih menunggu perkembangan kondisi fisik Marquez sebelum mengambil keputusan soal comeback sang pembalap di Mugello pada 29–31 Mei mendatang.
“Operasinya berjalan baik, terutama bagian bahunya. Sekarang kami harus menunggu untuk memahami seperti apa kondisi fisiknya dalam waktu dekat,” ujar Tardozzi dalam keterangan resminya.
Ia menegaskan Ducati belum bisa memastikan apakah Marquez akan tampil di MotoGP Italia atau tidak.
“Targetnya tentu kembali secepat mungkin, tetapi kami belum tahu kapan. Hari ini kami belum bisa mengatakan apakah dia akan berada di Mugello,” lanjutnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di balik ketidakpastian tersebut, Ducati tetap memberikan pujian besar kepada Marquez. Tardozzi bahkan menyebut rider asal Spanyol itu layaknya superhero karena masih mampu tampil kompetitif di tengah kondisi fisik yang jauh dari ideal.
“Marc kembali membuktikan bahwa dia seperti superhero. Dengan kondisi tubuh seperti itu, saya rasa tidak banyak pembalap lain yang bisa melakukan apa yang dia lakukan,” kata Tardozzi.
Halaman Selanjutnya
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Meski mengalami gangguan pada saraf dan terus menahan rasa sakit, Marquez tetap mampu meraih dua kemenangan sprint race musim ini dan bersaing di papan atas klasemen MotoGP 2026.

4 weeks ago
19















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)