Jakarta, VIVA – Selama beberapa tahun terakhir, teknologi wearable berkembang menjadi sumber data kesehatan yang berharga. Garmin memanfaatkan perkembangan ini dengan membuka akses bagi komunitas riset dan institusi kesehatan untuk menggunakan ekosistem Garmin Health dalam memahami kondisi kesehatan secara lebih komprehensif.
Bagi banyak pengguna, sulit membayangkan bahwa sensor detak jantung optik yang terdapat pada seri perangkat Garmin seperti Venu dan Instinct adalah teknologi yang juga digunakan oleh universitas dan institusi kesehatan ternama di dunia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sensor dan metrik kesehatan ini digunakan dalam berbagai penelitian terkait kecemasan, gangguan tidur, tingkat stres, hingga pemantauan pemulihan pascaoperasi.
Melalui inisiatif Garmin Health Research Grant 2026 serta kolaborasi bersama Fitrockr, diperlihatkan bagaimana smartwatch dapat berperan sebagai penyedia data kesehatan berbasis wearable yang diakui secara ilmiah dan dimanfaatkan dalam penelitian medis global.
Dengan Garmin Health Research Grant misalnya, dibuka kembali program pendanaan riset yang memungkinkan para peneliti memanfaatkan data wearable untuk studi kesehatan berbasis ilmiah.
Di sini, Fitrockr berperan sebagai platform analitik yang mengolah jutaan data kesehatan dari perangkat Garmin menjadi wawasan yang mudah dipahami dan dapat digunakan oleh dokter maupun peneliti. Platform ini membantu menerjemahkan data kompleks menjadi informasi yang relevan untuk pemantauan kesehatan dan penelitian klinis.
Garmin juga menggambarkan perangkat wearable sebagai “pengumpul cerita” tubuh pengguna. Sensor pada jam tangan merekam berbagai metrik kesehatan seperti detak jantung, tingkat stres, aktivitas fisik, dan pola tidur sepanjang hari.
Fitrockr kemudian berperan sebagai “penerjemah” yang mengolah data tersebut menjadi laporan yang mudah dipahami oleh tenaga kesehatan dan peneliti. Pendekatan ini memungkinkan analisis kesehatan yang lebih komprehensif tanpa memerlukan perangkat tambahan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, pembaruan algoritma yang berkelanjutan memastikan pengguna, termasuk pemilik perangkat generasi sebelumnya, tetap mendapatkan manfaat dari peningkatan akurasi dan validasi ilmiah. Adapun manfaat dari inisiatif ini dapat dirasakan langsung oleh pengguna sehari-hari, antara lain:
● Validasi medis: Data kesehatan dari perangkat Garmin dapat menjadi referensi tambahan saat berkonsultasi dengan tenaga medis, misalnya terkait gangguan tidur atau tingkat stres yang tinggi.
Halaman Selanjutnya
● Deteksi dini dan pencegahan: Pengembangan algoritma berbasis riset membantu meningkatkan akurasi fitur seperti Body Battery dan Stress Tracking dalam mendeteksi tanda-tanda kelelahan kronis dan burnout, kondisi yang semakin umum di kalangan pekerja di kota besar.

2 weeks ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
