Bukan Tenggelam! Kompolnas Sebut 3 Polisi Gugur Saat Penggerebekan Bandar Sabu di Kalteng Dibunuh

1 week ago 1

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:31 WIB

Jakarta, VIVA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengungkap temuan awal terkait tewasnya tiga anggota Polri saat operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, ketiga polisi diduga menjadi korban pembunuhan sebelum jasadnya dibuang ke sungai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisioner Kompolnas Supardi Hamid mengatakan, kesimpulan sementara tersebut diperoleh setelah tim menemukan sejumlah fakta di lokasi kejadian, termasuk adanya ceceran darah yang mengarah hingga ke tepian sungai.

“Bahwa para korban ini dihabisi, dibunuh sebelum mereka dibuang ke sungai,” kata Supardi dalam keterangannya, dikutip Selasa, 7 Juli 2026.

Menurut dia, temuan itu sekaligus membantah dugaan sebelumnya yang menyebut para anggota gugur akibat tenggelam saat berusaha menyelamatkan diri dari serangan kelompok bandar narkoba.

“Bahwa tesis bahwa para korban ini melarikan diri ke sungai dan kemudian mati tenggelam adalah tidak terbukti, justru terbantahkan,” ujarnya.

Ia menilai peristiwa tersebut merupakan aksi pembunuhan yang dilakukan secara sengaja terhadap aparat kepolisian yang sedang menjalankan tugas.

“Artinya, ini adalah secara jelas masuk ke dalam kategori intentionally killing yang dilakukan oleh para bandar narkoba ini. Untuk menghabisi para petugas kepolisian dan baru kemudian dibuang ke sungai,” tuturnya.

Komisioner Kompolnas lainnya, Choirul Anam, meminta agar pengungkapan kasus tidak berhenti pada pelaku lapangan. Menurut dia, aparat penegak hukum harus menelusuri hingga ke jaringan utama peredaran narkoba yang berada di balik peristiwa tersebut.

“Peristiwa ini harus menjadi satu spirit baru yang semakin mengencangkan pemberantasan narkoba. Tidak boleh berhenti di pelaku lapangan, harus naik sampai gembongnya, bos narkobanya, rantai jaringan distribusi dan sebagainya,” kata Anam.

Anam juga mengungkapkan, dari hasil penelusuran Kompolnas diketahui para pelaku tetap melakukan pengejaran meski personel kepolisian telah berupaya mundur untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Petugas kepolisian yang menghindari banyaknya korban mundur itu masih tetap dikejar sama mereka (pelaku). Oleh karenanya, memberantas narkoba dalam konteks ini tidak boleh kendor, harus tetap maju,” ucap Anam.

Sebelumnya, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur dalam operasi penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei. Ketiga anggota tersebut yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Bripda Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Halaman Selanjutnya

Atas pengorbanan mereka, Polri telah memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |