VIVA – Pengamat sepak bola nasional, Binder Singh atau Bung Binder, mengungkap penyebab kekalahan Persija Jakarta dari Bhayangkara FC dengan skor 2-3 dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Minggu 5 April 2026.
Dalam analisanya melalui kanal YouTube pribadinya, Bung Binder menyebut Persija seharusnya mengubah gaya bermain ketika Jordi Amat mendapat kartu merah di babak kedua.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Seharusnya saat unggul dan bermain dengan 10 pemain, Persija lebih bijak. Tidak perlu terus menyerang, cukup bermain aman,” ujar Bung Binder, dikutip VIVA Senin, 6 April 2026.
Pengamat sepak bola nasional, Binder Singh atau Bung Binder
Photo :
- YouTube/Bung Binder
Menurutnya, keputusan terus menyerang justru membuka ruang bagi Bhayangkara FC untuk melakukan tekanan dan memanfaatkan celah di lini tengah Macan Kemayoran.
Ia menilai Persija sebenarnya sempat menguasai jalannya pertandingan, bahkan setelah bermain dengan 10 orang. Namun, upaya untuk tetap menyerang membuat keseimbangan tim terganggu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bung Binder menyebut strategi bertahan total atau “negative football” seharusnya menjadi pilihan untuk mengamankan keunggulan, bukan justru memaksakan serangan balik yang berisiko.
Kekalahan ini membuat Persija tertahan di posisi ketiga klasemen dengan 52 poin tertinggal 9 poin dari Persib Bandung di puncak klasemen dengan 61 poin. Bung Binder menilai peluang Persija masih bergantung pada hasil tim lain di papan atas.
Persija Terseok-seok Kejar Persib, Bojan Hodak Bilang Begini
Bojan Hodak menyoroti kekalahan Persija yang membuat Persib makin kokoh di puncak klasemen, sambil menegaskan fokus tim di delapan laga sisa musim ini.
VIVA.co.id
6 April 2026

2 weeks ago
9



























