BYD Sealion 7 Tak Lagi Dijual di China

1 week ago 2

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:00 WIB

Beijing, VIVA – BYD mengambil langkah berbeda terhadap salah satu SUV listrik andalannya, Sealion 7. Jika di Indonesia model ini masih dipasarkan, di negara asalnya justru mobil tersebut sudah tidak lagi tersedia untuk dibeli oleh konsumen.

Berdasarkan laporan dari China yang dilihat VIVA Otomotif Selasa 7 Juli 2026, BYD telah menghentikan distribusi Sealion 7 untuk pasar domestik. Model yang di China dipasarkan dengan nama Sealion 07 EV itu juga telah dihapus dari aplikasi resmi pembelian kendaraan milik BYD, sementara jaringan dealer hanya menghabiskan stok yang masih tersedia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, langkah tersebut bukan berarti BYD menghentikan produksi Sealion 7. Pabrikan asal Shenzhen itu justru mengalihkan lini produksinya untuk memenuhi permintaan dari berbagai negara tujuan ekspor yang terus meningkat.

Perubahan strategi tersebut dilakukan seiring menurunnya minat konsumen China terhadap SUV listrik murni tersebut. Sepanjang semester pertama 2026, penjualan domestik Sealion 07 EV hanya berada di kisaran 100 hingga 300 unit per bulan.

Di sisi lain, konsumen di China justru lebih banyak memilih varian plug-in hybrid yang berada di keluarga model serupa. Pergeseran preferensi itu membuat BYD melakukan penyesuaian portofolio produknya agar kapasitas produksi dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

Langkah serupa sebelumnya juga dilakukan terhadap BYD Sealion 6. Model tersebut juga tidak lagi diprioritaskan untuk pasar domestik dan lebih difokuskan memenuhi kebutuhan pasar ekspor.

Strategi tersebut tampaknya membuahkan hasil. Sepanjang Juni 2026, pengiriman Sealion 7 ke berbagai negara mencapai 12.636 unit, memberikan kontribusi terhadap total ekspor kendaraan BYD yang menembus 174.897 unitdalam satu bulan.

Secara global, keluarga Sealion mencatatkan penjualan 47.624 unit selama Juni 2026. Sementara akumulasi penjualannya sejak awal tahun telah mencapai 178.358 unit, menunjukkan bahwa permintaan di luar China masih cukup tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Australia menjadi salah satu pasar terbesar bagi Sealion 7 versi setir kanan. Pada Juni 2026 saja, pengirimannya mencapai 4.730 unit, sehingga total penjualan model tersebut di negara tersebut telah melampaui 25 ribu unit sejak pertama kali dipasarkan pada Februari 2025.

Selain Australia, BYD juga terus memperluas pemasaran Sealion 7 ke berbagai negara lain, termasuk Afrika Selatan dan sejumlah pasar Eropa. Strategi tersebut dinilai mampu meningkatkan keuntungan karena harga jual kendaraan listrik di luar China relatif lebih tinggi dibanding pasar domestik yang tengah menghadapi persaingan ketat.

Halaman Selanjutnya

Di Indonesia sendiri, BYD Sealion 7 masih menjadi salah satu model yang dipasarkan untuk bersaing di segmen SUV listrik. Hingga saat ini belum ada indikasi bahwa perubahan strategi di China akan memengaruhi ketersediaan model tersebut di pasar Tanah Air.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |